Siswa MAN 2 Yogya Olah Limbah Menjadi Kerajinan Bernilai Estetika

(MAN 2 Yogya) – Menyesuaikan kurikulum 2013 revisi,  pada semeseter 2 tahun pelajaran 2017-2018 ini, pelajaran Prakarya dan Kewirausaan mengajarkan bagaimana mengolah limbah menjadi barang-barang kerajinan yang memiliki nilai estetika. Siswa yang mendapatkan materi ini adalah seluruh siswa kelas XI baik peminatan Agama, IPA, dan IPS.

Mata Pelajaran Prakarya ini diampu oleh dua guru yang berkompeten yaitu Dra. Susilo Murtiningsih dan Sri Purwati, M.Pd. Dua guru yang selalu mau belajar dan selalu mau beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang ada. Meski tidak memiliki background pendidikan sebagai guru prakarya, tetapi mereka selalu mampu berinovasi.

Sri Purwati menjelaskan bahwa disalah satu kompetensi dasar mewajibkan kami untuk meberikan keterampilan kepada siswa memproduksi kerajinan dari bahan dasar limbah. Limbah sendiri menurut purwati merupakan bahan sisa yang dihasilkan dari suatu kegiatan dalam proses produksi.

Atas dasar hal tersebut atas Sri Purwati menyampaikan jika kali ini siswa kelas XI diajarkan bagaimana mengolah limbah kain perca menjadi Bros yang Cantik. “Sengaja saya pilih kain perca karena kain perca bahan yang tidak mudah busuk dan mudah diperoleh dilingkungan kita,” terang Purwati.

Cara membuat Bros cantik ini pun sangat mudah. Pertama kain perca dibuat seperti pita yang panjang dengan bantuan mesin jahit. Kedua kain tersebut kemudian digulung-gulung menjadi bentuk lingkaran dan dikancing dengan jahitan. Ketiga lingkaran-lingkaran tersebut ditata diatas kain flanel dan direkatkan dengan lem tembak. Langkah terakhir yaitu memasang peniti dibagian belakang dengan menggunakan lem tembak juga. (len)

Artikel yang Direkomendasikan