Mandaya Silaturahim Ke MA Ummatan Washaton

Yogyakarta(MAN2Yk)- Muslim itu ibarat satu tubuh. Jika salah satu anggota badan sakit maka anggota badan yang lain turut merasakan. Untuk semakin menumbuhkan rasa empati terhadap saudara yang sedang terkena musibah dampak dari banjir, keluarga besar MAN 2 Yogyakarta yang diwakili oleh kepala madrasah Mardi Santosa dan rombongan mengadakan kunjungan silaturahim ke MA Ummatan Wasathon, Imogiri Bantul pada Sabtu (30/03).

MA Ummatan Wasathon merupakan salah satu madrasah yang berlokasi tepat berada di pinggir sungai Celeng, Imogiri. Kondisi jembatan yang merupakan satu-satunya akses menuju madrasah hanyut terseret derasnya aliran air saat banjir melanda beberapa waktu yang lalu. Selain putusnya akses menuju madrasah rusaknya beberapa fasilitas yang lain seperti terendamnya buku-buku pelajaran, alat elektronik maupun meja dan kursi membuat terhambatnya proses belajar mengajar.

Rombongan MAN 2 Yogyakarta yang terdiri dari kepala madrasah, kanit keagamaan Fajar Basuki Rahmadi, pembina CM Supriyadi dan dua siswa perwakilan Alwi Achmad Alatas (X MIPA 2) dan Mumtaz Ibadurrahman (X IBB) diterima oleh Drs. Subardi Kepala MA Ummatan Wasathon.

“ Kami mengucapkan terima kasih kepada MAN 2 Yogyakarta atas kunjungan dan juga bantuannya. Semoga Allah membalas semuanya sebagai amal ibadah keluarga besar MAN 2 Yogyakarta. Kami juga berterima kasih kepada semua relawan dan semua pihak yang sudah memberikan bantuan dan dukungan kepada kami, ini memberikan kekuatan bagi kami untuk segera bangkit kembali,” papar Subardi.

Disela pembicaraan terkait situasi dan kondisi madrasah Mardi Santosa menyampaikan tali kasih yang terhimpun dari seluruh warga MAN 2 Yogyakarta sejumlah Rp.4.430.000,00. “ Kami yakin bahwa nilai ini tak sebanding dengan kerugian yang dialami oleh keluarga besar MA Ummatan Wasathon, namun demikian semoga dapat membantu meringankan beban dan bermanfaat,” pungkas Mardi.(Diw)

Komentar Anda

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.