Mandaya Semangat Pembelajaran di Luar Kelas

Yogyakarta(MAN2Yk)- Untuk menciptakan suasana belajar agar tidak membosankan maka perlu dilakukan berbagai macam variasi, salah satunya adalah dengan belajar di luar kelas. Konsep pembelajaran di luar kelas dapat dilaksanakan langsung di alam bebas maupun mengunjungi berbagai tempat pembuatan suatu produk.

Setiap tahun MAN 2 Yogyakarta mengadakan kegiatan Pembelajaran Luar Kelas (PLK). Tempat-tempat tujuan disesuaikan dengan muatan khas masing-masing jurusan/peminatan. Sengaja dipilih lokasi yang berjarak dekat dan terjangkau dalam perjalanan pergi pulang dalam satu hari. Hal ini memiliki keuntungan tersendiri baik bagi siswa maupun guru karena akan menambah wawasan terkait kekayaan daerah di sekitar tempat tinggal.

Empat lokasi yang berbeda sengaja dipilih untuk kegiatan PLK kali ini. Peminatan IBB diawali dengan kunjungan ke redaksi Kedaulatan Rakyat dilanjutkan ke candi Plaosan diakhiri kunjungan ke Tebing Breksi. Di lokasi-lokasi ini siswa diberikan tugas untuk membuat Vlog dengan berbagai macam bahasa yaitu bahasa Indonesia, bahasa Jawa, bahasa Inggris, bahasa Jerman, bahasa Jepang dan bahasa arab.

Peminatan IIK setelah mengunjungi lokasi pembuatan busur dan panah sekaligus tempat berlatih panahan di UMY dilanjutkan napak tilas sejarah Mataram Ki Ageng Mangir, Mangiran, Bantul. Peminatan MIPA berkunjung ke kampung Batik, Giriloyo, Imogiri, Bantul. Dilanjutkan ke Penangkaran Penyu pantai Goa Cemara. Sementara peminatan IPS setelah mengunjungi Museum History Of Java dilanjutkan ke Geomaritime Science Park.

Berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan diantaranya adalah sosialisasi terkait keberadaan lokasi dan tujuan dibangunnya fasilitas tersebut sekaligus keterlibatan langsung siswa dalam kegiatan produksi.

Menanggapi hasil laporan dari masing-masing peminatan melalui para pembimbing, Evi Effrisanti,S.TP menjelaskan “ Kami mengucapakan terima kasih kepada para pembimbing yang telah menjalankan tugas dengan baik. Dari pemilihan tempat tujuan hingga penyusunan tugas dan pengkoreksiannya. Dan melalui kegiatan ini semoga dapat menginspirasi para siswa agar lebih memahami tujuan PLK sebagai sarana belajar dan juga mensyukuri keanekaragaman kekayaan negeri Indonesia dan mampu melestarikannya,” pungkasnya.(Diw)

Komentar Anda

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.