Syawalan MAN 2 Yogyakarta Dengan Tema Dukungan Keluarga Dalam Karir Pasangan

Sebelum mengawali kegiatan dengan agenda yang cukup padat, MAN 2 Yogyakarta mengadakan syawalan dan halal bihalal, Kamis (13/06) bertempat di masjid lantai 1. Acara yang dihadiri oleh guru, pegawai beserta keluarga ini juga mengundang pengawas madrasah Drs.H.Paiman,M.A dan mantan kepala MAN 2 Yogyakarta yang sudah purna tugas. Selain komite madrasah perwakilan alumni lintas generasi juga turut hadir menyemarakkan acara.

Diawali dengan pembukaan dan pembacaan kalam Illahi oleh Hj.Rita Maisyaroh,S.Ag dilanjutkan dengan sambutan kepala madrasah. Mardi Santosa berpesan agar setiap pribadi mampu bermuhasabah, instropeksi diri untuk lebih meningkatkan iman dan taqwa kapan saja dan dimana saja, tidak hanya di bulan Ramadhan. Tak lupa Mardi mengucapkan terima kasih kepada masing-masing pasangan guru dan pegawai, sehingga berkat kerjasama dan dukungan penuh dari keluarga maka seluruh rangkaian kegiatan madrasah dapat berjalan lancar.

Seusai sambutan acara dilanjutkan dengan ikrar syawalan yang disampaikan oleh Drs.Muh.Hatta. Sebagai acara puncak dan inti dari syawalan adalah pengajian yang disampaikan oleh Muhammad Puji Kurniawan, S.Sos., M.M. Ustadz Puji menyampaiakn bahwa keluarga dalam kacamata Islam memiliki peran penting untuk syiar agama. Karena dalam sebuah keluarga seorang suami atau ayah bertanggung jawab dalam memimpin anggota keluarganya untuk terhindar dari sikas api neraka. “ Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka. Maka sudah sewajarnya jika para suami harus betul-betul memahami dan mengamalkan isi Al-Qur’an, dan tugas istri adalah mendukung agar suami tidak sampai terjerumus melakukan tindakan yang tidak terpuji. Seorang muslim harus mengerti agamanya, agar tercipta kehidupan rumah tangga yang dinamis berlandaskan Al-Qur’an sehingga akan lahir generasi Islam yang akan meneruskan estafet dakwah. Semua harus saling seimbang dan bekerjasama agar tercipta kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawadah, warohmah,” tandas ustadz Puji yang langsung diamini oleh hadirin.

Di akhir tauziahnya ustadz Puji mengajak hadirin yang hadir agar terus meningkatkan iman dan taqwa dengan cara terus mengkaji isi kandungan Al-Qur’an dan mengamalkannya. Karena sebaik-baik ibadah adalah ibadah yang sesuai dengan tuntunan yang bersumber pada Al-Qur’an dan As-Sunnah. Setelah ditutup dengan doa acara diakhiri dengan jabat tangan dan ramah tamah.(Diw)

Artikel yang Direkomendasikan