MAN 2 Yogyakarta Ikuti Launcing Program MOTEFA dengan Penerapan Manajemen Halal

MAN 2 Yogyakarta menjadi salah satu MA vokasi/ keterampilan dengan program keterampilan multimedia. MAN 2 Yogyakarta telah menjalankan madrasah keterampilan pada tahun pelajaran 2020/2021, sehingga pada hari Kamis (15/10/2020) MAN 2 Yogyakarta menjadi salah satu perwakilan pada kegiatan launcing program MOTEFA (modified teaching factorydengan penerapan manajemen halal pada madrasah vokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Acara tersebut bertempat di perpustakaan MAN 2 Kulon Progo.

Acara launching ini dihadiri Direktur Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Bappenas Amich Alhumami, Ph.D, Direktur KSKK Kemenag RI Ahmad Umar, MA, Bupati Kulon Progo yang diwakili staf ahli bupati bidang kemasyarakatan dan SDM Bambang Sutrisno S.Sos, Kepala BLPT DIY Triana Purnamawati, MM, Kepala Kanwil Kemenag DIY Edhi Gunawan, M.Pd.I. Selain itu juga dihadiri beberapa mitra pelaksanaan MA vokasi, serta perwakilan kepala MA vokasi di DIY.

MAN 2 Yogyakarta Ikuti Launcing Program MOTEFA dengan Penerapan Manajemen Halal

MAN 2 Yogyakarta Ikuti Launcing Program MOTEFA dengan Penerapan Manajemen Halal

Kepala Kanwil Kemenag DIY Edhi Gunawan, M.Pd.I dalam sambutannya menyampaiakan laporan dalam kegiatan tersebut. “Latar belakang program ini karena banyak siswa lulusan MA yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, sehingga banyak lulusan MA sederajat yang menjadi tenaga kerja namun belum memiliki keterampilan yang memadai sesuai tuntutan di era 4.0.” ujarnya.

“Pada tahun 2020, ada 11 MA keterampilan di DIY yaitu MAN 1 Bantul, MAN 2 Bantul, MAN 1 Kulon Progro, MAN 2 Kulonprogo, MAN 3 Kulonprogro, MAN 1 Sleman, MAN 4 Sleman, MAN 5 Sleman, MAN 2 Yogyakarta, MA Ummatan Wasathon Bantul, MA Al Mumtaz Plus Gunung Kidul,” tambah Edhi Gunawan dalam sambutannya.

“Strategi MOTEFA yang diterapkan merupakan modifikasi dalam kurikulum madrasah dengan memasukan jam keterampilan di dalamnya sejumlah 8 JP. Program ini bekerja sama dengan berbagai pihak baik lembaga maupun bidang industri,” tuturnya lagi.

Ahmad Umar, MA selaku direktur KSKK Kemenag RI menyampaikan ucapan terima kasih atas usaha maksimal pelaksanaan MA keterampilan serta memotivasi guru agar selalu berusaha menjadi guru terbaik. Dilanjutkan launching program dan penyerahan buku panduan pelaksanaan MA keterampilan kepada kepala madrasah. Diharapkan dengan panduan ini madrasah dapat menghasilkan SDM yang mampu memahami manajemen halal.

Amich Alhumami, Ph.D selaku Direktur Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Bappenas menyampaikan motivasi penyelenggaraan pendidikan agar selalu meningkatkan kualitas pendidikan. “Tanggung jawab madrasah atau sekolah untuk melahirkan lulusan yang menguasai ilmu pengetahuan, punya keterampilan dan keahlihan, tetapi juga memiliki akhlaq mulia”. Tutur Amich Alhumami.

Kepala MAN 2 Yogyakarta menerima panduan pelaksanaan madrasah keterampilan dan siap melaksanakan program keterampilan dengan penuh semangat. “semoga program keterampilan di MAN 2 Yogyakarta dapat menghasilkan lulusan yang unggul, terampil dalam multimedia dan tentunya berakhlaq mulia” Ujar Mardi Santosa.

Kegiatan ini merupakan kerja sama dengan beberapa madrasah salah satunya MAN 2 Yogyakarta. Pengambil gambar dan video dalam acara launching program MOTEFA ini dilakukan oleh siswa-siswi program broadcasting dan perfilman MAN 2 Yogyakarta. (zul)

Komentar Anda

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.