Tim Monitoring Barang Jasa Kanwil Kemenag DIY Beri Apresiasi pada MAN 2 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Kanwil Kemenag DIY bidang barang  dan jasa melakukan monitoring evaluasi di wilayah Kementerian Agama DIY, salah satunya ke MAN 2 Yogyakarta. Tim diketuai oleh Syaiful, ST, didampingi H. Jumadi, Chandra Nurlaila, SH.

Monitoring Evaluasi barang dan jasa di MAN 2 Yogyakarta dilaksanakan pada Kamis (12/10/2020) diterima dan disilakan menuju PTSP oleh Kepala MAN 2 Yogyakarta, Drs. H. Mardi Santosa, didampingi Kepala TU, Muhammad Bahrul, S.H, M.M dan para wakil kepala madrasah bidang kesiswaan, Dyah Estuti Tri Hartini, S.Pd, bidang Kurikulum, Fajar Basuki Rahmat, S.Pd, bidang sarana pra sarana Moh.Hidayat, S.Pd, dan bidang Kehumasan, Dra. Ida Puspita, M.Pd.Si.

Dalam sambutannya, Mardi Santosa menyatakan siap telah melakukan koordinasi secara menyeluruh demi penyempurnaan dan suksesnya monitoring dan evaluasi Barjas yang akan dilakukan. Data-data telah disiapkan oleh tim yang ditunjuk dengan bersumber data yang melibatkan seluruh civitas akademika MAN 2 Yogyakarta. Jika pun nantinya ada kekurangan, diharapkan tim monev untuk memberikan arahannya untuk perbaikan ke depannya.

Syaiful dalam kesimpulan akhir monev Barjas menyampaikan apresiasinya bahwasanya pengelolaan Barjas MAN 2 Yogyakarta telah dilakukan dengan sangat baik. Tim penyajian data-data dan pengisi instrument Barjas MAN 2 Yogyakarta diketuai oleh Kepala TU, Muhammad Bahrul, dibantu para staf TU.  Untuk itu perlu dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi.

Untuk tahun 2020, dalam waktu 115 hari gedung SBSN Laboratorium IPA, Perpustakaan dan Sport hall harus berdiri dan selesai di akhir Desember, pada bulan November ini sudah 75% telah diselesaikan pembangunannya. Dengan kerja keras, kerja cerdas, management waktu dan tenaga, bersama Kepala MAN 2 Yogyakarta, Mardi Santosa maka Gedung SBSN ini di tahun 2021 sudah dapat digunakan peserta didik. (pus)

Komentar Anda

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.