Dialog untuk Lecut Motivasi Berprestasi Siswa Boardcasting dan Film MAN 2 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Dengan diterimanya SK Dirjen 2851 sebagai Madrasah Plus Ketrampilan Broadcasting dan Film, maka MAN 2 Yogyakarta, saat ini, satu-satunya Madrasah Plus Ketrampilan Broadcasting dan Film di Indonesia.

Dengan slogan, “Ukir Prasasti dengan Prestasi,” Kepala MAN 2 Yogyakarta bertekad untuk melakukan inovasi-inovasi dengan mengajak serta segenap civitas akademika MAN 2 Yogyakarta melalui Visi dan Misi untuk mewujudkannya, memiliki out come para siswa yang memiliki kompetensi tinggi di bidang broadcasting dan Film.

Salah satu programnya untuk menyiapkan para siswa adalah menggelar dialog dengan menghadirkan nara sumber Anita Isdarmini, M.Hum, Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Kantor Wilayah Kemenag DIY. Acara digelar pada Sabtu (07/10/2020) di aula lantai 3 dengan moderator Kanit Broadcasting dan Film MAN 2 Yogyakarta, Jumiyasrini, S.Pd.

“Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Semua berawal dari impian. Dengan impian yang kita rajut, maka kesuksesan akan kita dapatkan,” pekik Anita saat memberikan suntikan dan memompa siswa untuk terlecut mewujudkan cita-citanya dengan jurusan Bahasa kelas broadcasting dan film.

Anita dengan segudang pengalaman dan prestasinya, antara lain Juara 1 Kamad Berprestasi GTK Tingkat Nasional, aktif menulis, juri berbagai lomba dan seabreg aktivitasnya, berbagi berbagai pengalamannya. “Kakak kelas kalian, Akmal yang sekarang meneruskan studi di Ankara, Turki dengan beasiswa penuh, juga berasal dari jurusan Bahasa. Lebih lanjut suntikan motivasi diberikan bahwasanya cita-cita berawal dari impian, dan terwujud ataupun tidaknya impian dan cita-cita, Kembali kepada pribadi masing-masing, kerja kerasnya, kerja cerdasnya, kegigihanya, kesabarannya. Masih banyak kakak kelas yang lain yang akan panjang daftarnya jika disebutkan satu persatu, ada yang di Jepang, Jerman, Mesir.

Acara berlangsung dua gelombang untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Gelombang satu digelar pagi sampai menjelang dhuhur. Gelombang dua digelar setelah dhuhur sampai jam 17.00 WIB. Dialog tidak hanya dihadiri siswa tetapi juga orang tua siswa kelas XI Bahasa. (pus)

Komentar Anda

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.