Kepala MAN 2 Yogyakarta Lakukan Pembinaan Budaya Pelayanan Prima Wujudkan Zona Integritas

 

Kualitas Madrasah tidak terlepas dari sebuah pelayanan prima yang ditawarkan. Kualitas yang baik akan menentukan harga jual yang baik juga. Pelayanan yang dimiliki madrasah dapat menaikkan harga jualnya. Berkenaan dengan hal ini, Kepala MAN 2 Yogyakarta, Drs. H. Mardi Santosa melakukan pembinaan kepada seluruh guru dan pegawai tentang Pelayanan prima agar menjadi budaya di MAN 2 Yogyakarta pada Kamis (02/01/2020) di aula lantai 3.

Dalam pembinaannya, Mardi Santosa menandaskan, :”Jasa pendidikan dengan pelayanan prima yang ditawarkan oleh madrasah akan menyedot dan menerima kepercayaan tinggi dari masyarakat. Dengan kepercayaan masayarakat yang tinggi dan respon yang sangat baik, maka dengan mudah akan mendapatkan peserta didik untuk belajar di madrasah dengan harga jual yang tinggi. Timbulkan sifat optimis. Berani berfikir positif untuk maju. Jangan takut untuk berhayal akan kemajuan dan keunggulan madrasah berstandar nasional bahkan internasional. Keinginan yang kuat akan memacu diri untuk bekerja keras. Tidak ada yang tidak mungkin jika mau berusaha.”

Lebih lanjut Mardi Santosa menekankan tentang aura warga dan lingkungan madrasah agar terkesan. Program madrasah dengan menyiapkan 36 jenis ekstrakurikuler adalah bagian dari pelayanan prima pada peserta didik untuk dapat mengasah dan mengembangkan diri sesuai minat dan bakatnya. Dengan pelayanan SKS juga salah satu bentuk pelayanan prima pada peserta didik agar dapat mengikuti ritme belajar dari masing-masing peserta didik. Dengan program-program unggulan di bidang akademik, tahfiz, riset, Madrasah Plus Ketrampilan Broadcasting, Multi Media, dan Film juga sebagai salah satu bentuk pelayanan prima kepada peserta didik.

Di akhir pembinaannya, Mardi Santosa kembali menekankan warga MAN 2 Yogyakarta memberi pelayanan prima pada setiap bidangnya. Baik Keamanan, kebersihan lingkungan, perpustakaan, laboratorium- laboratorium MIPA, TIK, Bahasa, guru dengan ke empat kompetensinya, tenaga kependidikan dengan job dan tupoksinya untuk dapat melaksanakannya semaksimal mungkin. Dengan masing-masing warga MAN 2 Yogyakarta baik guru, tenaga kependidikan, Kepala TU, Kepala Madrasah, semua melaksanakan tupoksinya sebaik mungkin, dengan loyalitas tinggi, disertai keikhlasan, maka keberadaan MAN 2 Yogyakarta akan terakui sebagai madrasah unggul yang berstandar nasional bahkan internasional. Madrasah yang memberi kontribusi pada masyarakat, negara, bangsa, dan agama dengan memberikan pelayanan prima. (pus)

 

 

 

Artikel yang Direkomendasikan