e-RKAM Cara Tepat dan Solutif

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Di akhir acara Bimtek e- RKAM yang digelar dari 14 Desember sampai dengan 18 Desember, Analisi Kebijakan Muda Kanwil Kemenag DIY, Meiyana Ekaastuti Wardani, SE, MPA, kembali mengingatkan tentang isi sambutan Kabid Dikmad Kanwil Kemenag DIY, yang menandaskan adanya kehadiran e-RKAM. MAN 2 Yogyakarta, bersama Drs.H. Mardi Santosa siap berkontribusi dan sukseskan penerapan dan penggunaan e-RKAM.

“Bahwasanya penerapan sistem e-RKAM ini memungkinkan madrasah menggunakan dana seperti dana BOS dan sumber dana lainnya untuk mencapai standar pelayanan minimum (SPM) dan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Penggunaan sistem e-RKAM ini juga memungkinkan dilakukannya monitoring kualitas belanja dari para pemangku kepentingan madrasah mulai dari Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, Kanwil Kemenag Provinsi, sampai Kementerian Agama pusat. Beberapa waktu sudah dilakukan Bimtek Penerapan e-RKAM secara berjenjang mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, dan sampai ke level Madrasah.” Meiyana Wardani kembali menegaskan.

Platform e-RKAM dan EDM membuka peluang pengelolaan dana BOS dan dana-dana lainnya secara transparan dan akuntabel yang dapat dipantau secara berjenjang mulai tingkat Satuan Pendidikan Madrasah, Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, Kanwil Kementerian Agama Provinsi hingga pusat. Dengan menggunakan aplikasi e-RKAM dan EDM ini diharapkan dapat memangkas birokrasi pelaporan dan juga efisiensi belanja. Contohnya, kita tidak perlu lagi mengalokasikan anggaran perjalanan dinas yang besar hanya sekedar untuk mengirimkan LPJ dari madrasah ke Kantor Kemenag. Dengan e-RKAM, kita juga dapat menghemat anggaran pembelian ATK yang banyak, misalnya, untuk pembuatan SPJ. Hal ini juga merupakan langkah nyata mewujudkan pengelolaan anggaran pendidikan yang efisien, mudah, transparan, dan bebas korupsi. Oleh karenanya, program ini semakin perlu disegerakan karena adanya pandemi global akibat virus Covid-19, tandas Meiyana Wardani lebih lanjut.

Satuan Pendidikan Madrasah harus adaptif dengan kondisi New Normal dengan tetap memaksimalkan akuntabilitas pengelolaan dengan menggunakan e-RKAM dan EDM. Kunci keberhasilan penerapan transformasi digital bukan saja terletak pada kualitas aplikasi, tetapi juga dipengaruhi oleh keberhasilan kita melakukan change management. Ini bukan hal mudah. Ini akan menjadi tantangan besar kita. Bimbingan Teknis, sosialisasi, dan pendampingan yang intensif kepada madrasah merupakan salah satu upaya mitigasi resiko kegagalan transformasi digital e-RKAM di madrasah.

Untuk membantu pencegahan penyebaran virus covid-19, dilaksanakan dengan cara modifikasi pelatihan dengan menggunakan model pelatihan daring dan luring dengan dukungan dari Google-Suite for Education.

Mewakili Kabid Dikmad Kemenag RI, disampaikan himbauan, bahwasanya pegawai Kementerian Agama di semua tingkatan untuk mendukung penerapan sistem e-RKAM di madrasah. Program yang lahir dengan dukungan Bank Dunia ini merupakan amanah yang harus kita jaga bersama. (pus)

 

 

 

Artikel yang Direkomendasikan