MAN 2 Yogyakarta Gencar Sosialisasi dan Kampanye 5 M

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Pandemi Corona belum juga mereda. Sejak muncul pertama kali di Wuhan Cina, sudah satu tahun, makluk tak kasat mata ini melumpuhkan sendi kehidupan di dunia, bahkan negara Adi Dayapun tak berkutik dibuatnya. Secara nasional, lebih dari satu juta jiwa lebih direnggut Covid-19. Jumlah yang sangat banyak dan memprihatinkan. Banyak upaya dari semua pihak telah dilakukan untuk meumutus rantai penularan.

Berhasilnya pemutusan mata rantai penularan harus melibatkan semua elemen/lapisan masyarakat tak terkecuali. MAN 2 Yogyakarta sebagai penyelenggara pendidikan menyadari akan tanggung jawab yang besar menyelamatkan generasi penerus bangsa, negara dan agama. Berkenaan dengan hal ini, maka digelar berbagai kegiatan secara gencar tentang soaialisasi dan kampanye untuk disiplin dan memiliki habit protokol kesehatan darurat covid-19, 5 M ( Memakai masker, Mencucui tangan, Menjaga Jarak, Menghindari kerumunan, Membatasi mobilitas dan interaksi). Salah satu kegiatan yang digelar adalah sosialisasi dan kampanye 5 M melalui Zoom meeting dan streaming you tube kepada seluruh siswa, orang tua siswa, guru dan pegawai.

MAN 2 Yogyakarta Gencar Sosialisasi dan Kampanye 5 M

Sosialisasi penerapan protokol Covid 5 M MAN 2 Yogyakarta – YouTube adalah link sosialisasi dan kampanye 5 M yang dilaksanakan pada Kamis (04/02/2021) di masjid secara daring. Kapala MAN 2 Yogyakarta, Drs. H. Mardi Santosa mengajak seluruh keluarga besar MAN 2 Yogyakarta untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dan dimulaai dari diri masing-masing. Dengan disiplin prokes 5 M, akan dapat melindungi diri, menjaga kesehatan masing-masing dan keluarga, menyelematkan diri sendiri, orang lain, keluarga, masyarakat, dan akhirnya memutus mata rantai penularan Covid-19.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin Kanit Kegamaan MAN 2 Yogyakarta Riza Faozi, M.Ag. Dengan ikhtiar disiplin prokes 5M dan doa mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai upaya memutus mata rantai penularan Corona dan akhirnya hilang dari bumi tempat berpijak. (pus)

Artikel yang Direkomendasikan