MAN 2 Yogyakarta Tuan Ruman Rakordasi PIGPM Kemenag Kota Yogyakarta

 

Program Induksi Guru Pemula Madrasah atau disingkat dengan PIGPM merupakan satu tahapan yang harus dilalui oleh CPNS Kementerian Agama diseluruh wilayah NKRI. Program tersebut didasarkan oleh Keputusan Dirjen Pendis No. 5792 tahun 2019 tentang Program Induksi Guru Pemula Madrasah. Keputusan tersebut merupakan implementasi dari PermenPAN dan RB nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya dan Permendiknas Nomor 27 Tahun 2010 tentang Induksi Guru Pemula.

Demi suksesnya Program Induksi Guru Pemula Madrasah, Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta melaksanakan rapat koordinasi PIGPM pada Jum’at 26 Maret 2021 bertempat di Aula MAN 2 Yogyakarta. Acara tersebut dipimpin secara langsung oleh Kasi Dikmad Kementerian Agama Kota Yogyakarta Dra. Uswatun Hasanah, dan diikuti oleh seluruh pembina guru pemula madrasah yang berada dibawah naungan kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Turut hadir pula Pengawas MTs dan Pengawas MA untuk memberikan arahan dan bimbingan.

 

Adapun CPNS yang diterima di kantor Kementerian Agama formasi tahun 2019 berjumlah 9 orang. Sebagai rinciannya, 2 CPNS ditugaskan di MAN 1 Yogyakarta, 3 CPNS ditugaskan di MAN 2 Yogyakarta, 1 CPNS ditugaskan di MTsN 1 Yogyakarta, dan 3 CPNS ditugaskan di MIN 1 Yogyakarta. Masing-masing CPNS akan di bimbing oleh Kepala Madrasah dan 2 guru yang sudah ditunjuk oleh Kepala Madrasah untuk menjadi mentor dibidang mata pelajaran dan bidang keagamaan selama kurang lebih satu tahun.

Sesuai dengan petunjuk pelaksanaannya, PIGPM pada bulan pertama diagendakan untuk praobservasi, observasi, dan pascaobservasi. Dilanjutkan bulan kedua hingga bulan ke sembilan untuk penilaian oleh pembimbing. Masuk pada bulan kesepuluh dan bulan kesebelas akan dilakukan penilaian oleh Kepala Madrasah. Diakhiri pada bulan keduabelas dengan laporan PIGPM sesuai dengan kategori penilaian.

Tujuan PIGPM adalah mewujudkan guru yang berkompeten. Bukan hanya kompeten dibidang yang diajarkan, tetapi juga kompeten dibidang amaliah kegamaannya. Seperti yang disampaikan oleh Dra Uswatun Hasanah dalam sambutannya, “Program ini semata-mata bertujuan untuk menciptakan bapak ibu guru yang betul-betul berkompeten”.

 

Pada PIGPM tahun ini terdapat perbedaan daripada tahun sebelumnya. “Berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya dibimbing oleh guru mapel yang diampu oleh CPNS, pada tahun ini ditambah satu pembimbing yaitu pembimbing dari sisi keagamaan, ini tentunya bertujuan untuk lebih memperdalam lagi amaliyah, bukan hanya semata-mata pengetahuan saja, namun juga dititik beratkan pada amaliyah keagamaannya dan yang terpenting moderasi beragama serta kesetiaan kepada NKRI”, jelas Uswatun dalam sambutannya lagi. (hit)

Komentar Anda

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.