MAN 2 Yogyakarta Bersinergi Satukan Langkah dengan Pembukaan Awal Pembelajaran

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Tahun pelajaran 2021/2022 telah dimulai. Pandemi masih belum berlalu dan berkepanjangan. Dampak psikis dan sosial banyak dialami seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali berimbas pada  dunia pendidikan yang masih mengharuskan pembelajaran jarak jauh. Banyak kendala dan permasalahan yang dialami selama penerapan pembelajaran jarak jauh. Baik penyelenggara pendidikan, pelaku pembelajaran, orang tua, para pengambil kebijakan harus dapat menyususn strategi agar tujuan pembelajaran dapat dicapai. Berkenaan dengan hal ini, maka pada Senin (12/07/2021) digelar Pembukaan Pembelajaran Awal Tahun Pelajaran 2021/2022.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Yogyakarta, Drs. Mardi Santosa menegaskan sekaligus berharap, meski di masa pandemi yang berkepanjangan dan belum pernah bertatap muka, siswa tetap semangat, sabar dan tekun mengikuti pembelajaran sehingga dapat memahami materi, menyelesaikan setiap tugas dengan baik. Siswa tetap memiliki motivasi tinggi meraih prestasi di bidang sesuai bakat dan minat, tetap disiplin, menjaga akhlaqul karimah. Siswa berkontribusi sukseskan Visi, misi dan jargon, “Ukir Prasasti dengan Prestasi.” Skenario pembelajaran tatap muka terbatas yang telah disusun sedemikian rupa belum dapat diterapkan dikarenakan situasi dan kondisi yang belum memungkinkan. Semua pihak harus bisa menerima dan berlapang dada, tidak menyurutkan tekad dan semangat.

“Disiplin belajar, taat beribadah, aktif belajar, jaga prokes, untuk sukses,” tandas Mardi saat menutup sambutan.

Salah satu inti materi diberikan Wakil Kepala Urusan Kurikulum, Fajar Basuki Rahmat, S.Pd  terkait pembelajaran, karakter, dan segala hal mengenai kurikulum. Fajar Basuki berharap, apa-apa yang telah dipersipakan dengan sangat baik oleh pihak madrasah tidak bertepuk sebelah tangan, gayung bersambut, program yang seyogyanya diterapkan sebaik baiknya.

Banyak hal yang disampaikan Fajar Basuki Rahmat, antara lain, Pedoman Pembelajaran Jarak Jauh, Kriteria Ketuntasan Minimal, Pelayanan SKS, Visi dan Misi, Program Literasi, dan lebih banyak hal yang lainnya.

“Barang siapa berjalan di suatu jalan untuk mencari ilmu, niscaya Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga,” Fajar Basuki menutup penjelasannya dengan menukil sebuah Hadis. (pus)

Komentar Anda