NOBAR FILM DOKUMENTER SEMARAKKAN HARI PERINGATAN KAA

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Bertepatan dengan Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika di Bandung Tahun 1955, sebanyak 30 siswa Jurusan Ilmu Bahasa dan Budaya MAN 2 Yogyakarta, secara bersama atau nonton bareng film dokumenter kejadian Konferensi Asia Afrika pada tanggal 18 – 24 April tahun 1955, hari Senin tanggal 18 April 2022 bisa mampu membawa siswa memahami sejarah Indonesia pada saat itu.

Foto : siswa sedang menyaksikan film documenter di Studio Broadcasting.

Acara nonton bareng yang gelar di studio broadcasting ini bertujuan mengajak siswa untuk menghormati dan memahami sebuah sejarah dimana sejarah itu sendiri bukan sekedar momentum masa lalu , tapi sejarah itu pada hakekatnya masih berproses hingga masa kini dan masa yang akan datang, sehingga sejarah merupakan media edukasi untuk membuat sejarah kembali yang nantinya akan berguna bagi anak cucu kita. Dari

Safaras seorang siswa merasa senang, meski, sejarah Indonesia tentang konferensi Asia Afrika tahun 1955, sudah mereka pelajari saat duduk dibangku sekolah menengah pertama, sehingga siswa sudah banyak tahu tentang sejarah terbentuknya solidaritas dan persatuan bagi bangsa Asia dan Afrika. Namun nobar ini bisa menjelaskan lebih detil bagaimana para tokoh, dengan penuh semangat saling berdiskusi antar perwakilan utusan negara , untuk membentuk sebuah wadah persatuan bagi bangsa dan negara Asia dan Afrika.

Guru sejarah MAN 2 Yogyakarta Rita Setyowati, S.Pd menjelaskan bahwa, adanya Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955 itu merupakan bentuk gerakan politik dunia bagi bangsa di negara Asia dan Afrika, dimana saat itu situasi masih belum kondusif dari adanya perang dunia kedua , antara Blok Sekutu yang terdiri dari Amerika Serikat , Uni Soviet, Inggris, Peranscis dan China melawan Blok Poros , yang terdiri dari Jerman, Jepang dan Itali. Adanya perasaan senasib yang dialami negara-negara dikawasan Asia Afrika , maka terbentuklah solidaritas antar negara-negara Asia dan Afrika agar bisa merdeka dan berdaulat sehingga muncul Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955.

Lebih lanjut Rita menjelaskan bahwa ada pelajaran yang bisa dipetik dari KAA , yakni adanya wujud kerjasama antar bangsa Asia dan Afrika , yang meliputi kerjasama social , ekonomi dan kebudayaan , mereka juga sepakat dalam menjaga kedaulatan nasional, rasialisme , kolonialisme serta meningkatkan peran negara Asia Afrika dalam mewujudkan perdamaian dunia. Semoga dalam peringatan yang 67 tahun ini, peran serta dalam politik dunia lebih nyata dan kuat. Dari nonton bareng inilah , siswa diharapkan bisa belajar dari sebuah sejarah. (lok)

Artikel yang Direkomendasikan