Siswa MAN 2 Yogyakarta Asah Ketrampilan 4C di Japanese Speakers’ Forum

Yogyakarta (MAN2YK)- Kegiatan Japanese Speakers’ Forum diselenggarakan oleh The Japan Foundation bekerjasama dengan Kamenori Foundation, adalah forum bagi pembelajar Bahasa Jepang  se-Asia Tenggara termasuk Indonesia, dengan tujuan untuk mengasah keterampilan abad 21 terutamanya ketrampilan 4C (Critical Thinking atau berpikir kritis, Collaboration atau kemampuan bekerja sama dengan baik, Communication atau kemampuan berkomunikasi, dan Creativity atau kreatifitas).Kegiatan ini pertama kalinya diadakan di Yogyakarta secara offline setelah masa pandemi.

Hj. Anita Isdarmini, S. Pd. M. Hum selaku Pengembang Teknologi Pendidikan Kanwil Kemenag DIY menyampaikan sambutan

Tema kegiatan kali ini adalah “Motto Yasashii Shakai ni Shiyo” (Mari saling peduli!) dengan pembahasan utama penanggulangan masalah kenakalan remaja. Dikuti 24 peserta dari SMA/SMK dan MA kegiatan berlangsung selama dua hari yaitu 1-2 Oktober 2022 di Grand Rohan Hotel, Yogyakarta.

Mewakili Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Hj. Anita Isdarmini, S. Pd. M. Hum selaku Pengembang Teknologi Pendidikan Kanwil Kemenag DIY menyampaikan pentingnya penguasaan bahasa. Tidak hanya bahasa nasional melainkan juga bahasa asing. “Dengan bahasa akan beradab, berbudaya dan lebih baik,” tegas Anita.

Bersama Nami Murakami Sensei dan Miyoko Shigemura Sensei

Menanggapi tema “Yasashii shakai ni shiyo” (Mari saling peduli) Anita menyampaikan bahwa tema ini sangat tepat dengan situasi dan kondisi saat ini. Masyarakat yang turut serta andil dalam pembentukan karakter generasi penerus bangsa diharapkan mampu menciptakan suasana yang kondusif agar para remaja dapat menjadi pilar penguat bangsa untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Leliyana Nugrahani siswa kelas X B MAN 2 Yogyakarta yang lolos seleksi dan berhak mengikuti kegiatan ini menyampaikan rasa syukurnya. “Dua hari dengan agenda padat yang sangat melelahkan. Tapi saya merasa sangat senang, karena disini saya belajar berpendapat, berdiskusi dan bekerjasama dengan kelompok membuat sebuah proyek dan mempresentasikan. Hal ini sangat bermanfaat karena dapat menambah rasa percaya diri saya untuk berani menyampaikan ide dan belajar bekerjasama dalam kelompok,” jelas Lely.

Rita Setyowati, M.Pd selaku Waka Humas MAN 2 Yogyakarta yang hadir mendampingi Leliyana sangat mengapresiasi kegiatan ini dan menyampaikan “Semoga hasil dari mengikuti kegiatan kali ini dapat disampaikan kepada teman-teman di madrasah dan bisa memberikan gambaran tentang Implementasi Kurikulum Merdeka yang sedang kita laksanakan. Disamping hasil dari kegiatan yang bertujuan utama mengajak masyarakat lebih saling peduli, kegiatan ini dapat menjadi gambaran pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek,” ujar Rita.(diw)

Artikel yang Direkomendasikan