1.367 Takjil dari GEMA MAN 2 Yogyakarta, Sejuta Kepedulian untuk Sesama


Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 H kembali diteguhkan oleh MAN 2 Yogyakarta. Melalui program GEMA MANDAYA, sebanyak 1.367 paket takjil berhasil disalurkan kepada masyarakat, menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang melibatkan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan (tendik) secara kolaboratif.

Distribusi takjil dilaksanakan secara bertahap di berbagai titik. Pada Jumat (27/2/2026), sebanyak 158 paket dibagikan kepada masyarakat, disusul 150 paket pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan puncak berlangsung pada Jumat (13/3/2026) dengan penyaluran 85 paket takjil, yang juga dirangkaikan dengan pembagian sembako untuk panti asuhan senilai Rp2.752.341, bantuan uang tunai sebesar Rp3.500.000, serta dukungan kegiatan buka puasa bagi peserta didik organisasi.

Kontribusi terbesar datang dari partisipasi aktif peserta didik. Peserta didik kelas X menyumbang 370 paket takjil, kelas XI sebanyak 462 paket, dan kelas XII sebanyak 142 paket. Total kontribusi peserta didik mencapai 974 paket, yang kemudian terintegrasi dengan distribusi lainnya hingga mencapai 1.367 paket secara keseluruhan.

Kegiatan ini tidak hanya menyasar pengguna jalan dan masyarakat umum, tetapi juga menjangkau panti asuhan melalui penyaluran bantuan sembako dan dana tunai. Pendekatan tersebut menegaskan bahwa aksi sosial yang dilakukan tidak bersifat simbolik, melainkan menyentuh kebutuhan riil penerima manfaat.

Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa GEMA MANDAYA merupakan bagian dari penguatan pendidikan karakter berbasis nilai religius. Ramadan, menurutnya, menjadi momentum penting untuk menanamkan kepekaan sosial dan semangat berbagi kepada peserta didik.

“Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar memahami makna kepedulian. Bahwa berbagi bukan sekadar memberi, tetapi menghadirkan manfaat dan kebahagiaan bagi orang lain,” ujarnya.

Salah satu penerima takjil mengaku merasakan manfaat nyata dari kegiatan tersebut. Ia menuturkan bahwa kehadiran MAN 2 Yogyakarta tidak hanya dirasakan saat Ramadan, tetapi juga berlanjut melalui program Jumat Barokah yang rutin dilaksanakan. Bantuan yang diberikan dinilai bukan sekadar memenuhi kebutuhan berbuka, melainkan juga menghadirkan perhatian dan kepedulian yang menguatkan.

Kesan tersebut menjadi cerminan bahwa gerakan berbagi yang dilakukan tidak bersifat musiman, tetapi telah menjadi budaya kebaikan yang terus hidup di lingkungan madrasah. Konsistensi melalui kegiatan Jumat Barokah mempertegas bahwa nilai empati dan solidaritas sosial ditanamkan secara berkelanjutan.

Melalui GEMA MANDAYA, MAN 2 Yogyakarta menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga konsisten dalam membentuk generasi berkarakter. Ramadan menjadi ruang aktualisasi nilai-nilai kebaikan, di mana ribuan takjil dibagikan dan kepedulian terus ditumbuhkan untuk sesama. (pusp)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp