Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Capaian 429 prestasi yang diraih serta predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menegaskan posisi MAN 2 Yogyakarta sebagai lembaga pendidikan unggulan yang layak menjadi pilihan utama masyarakat. Prestasi tersebut tidak hanya menunjukkan kualitas akademik, tetapi juga integritas tata kelola dan komitmen kuat dalam membangun karakter peserta didik.
Sebagai madrasah multi tipologi, MAN 2 Yogyakarta terus menghadirkan inovasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Berbagai capaian prestasi diraih di tingkat regional, nasional hingga internasional, meliputi bidang akademik, riset, olahraga, tahfidz Al-Qur’an, hingga keterampilan digital dan multimedia.
Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi seluruh warga madrasah dalam membangun budaya unggul dan berintegritas. Predikat WBK yang disandang menjadi bukti komitmen dalam menghadirkan layanan pendidikan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
“Prestasi yang diraih bukan hanya angka, tetapi cerminan proses panjang pembinaan. Kami ingin memastikan peserta didik tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan nilai integritas,” ujarnya.
Sejalan dengan capaian tersebut, MAN 2 Yogyakarta kembali membuka Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Gelombang I Tahun Ajaran 2026/2027. PMBM ini menghadirkan berbagai jalur seleksi unggulan yang memberikan ruang bagi calon peserta didik untuk berkembang sesuai potensi masing-masing.
Terdapat enam jalur penerimaan yang dibuka, yakni Asrama Tahfidz, Tahfidz, Kelas Khusus Olahraga (KKO), Akademik/Olimpiade/Riset, Keterampilan Broadcasting dan Multimedia, serta jalur Afirmasi. Daya tampung yang disediakan meliputi 15 peserta didik jalur Asrama, 20 jalur Tahfidz, 24 jalur KKO, 43 jalur Akademik/Olimpiade/Riset, 15 jalur Keterampilan, serta 6 jalur Afirmasi.
Ketua Panitia PMBM, Harun Ikhwantoro, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa proses penerimaan dilakukan secara daring guna menjangkau calon peserta didik dari berbagai daerah. Sosialisasi telah berlangsung sejak Februari hingga 16 April 2026, sementara pendaftaran dibuka mulai 25 Maret hingga 17 April 2026.
“Seleksi dilakukan secara bertahap dan komprehensif, mulai dari verifikasi berkas, tes berbasis komputer (CBT), wawancara kepribadian, tes baca Al-Qur’an atau hafalan, hingga uji keterampilan dan tes fisik sesuai jalur,” jelasnya.
Pengumuman hasil verifikasi dijadwalkan pada 20 April 2026, dilanjutkan pelaksanaan tes pada 22–23 April 2026. Hasil akhir seleksi akan diumumkan pada 24 April 2026, dan peserta didik yang dinyatakan diterima wajib melakukan lapor diri pada 25 April 2026.
Pelaksanaan PMBM didukung oleh Penanggung Jawab Lapangan Leni, S.Si., M.Pd., yang memastikan seluruh proses berjalan tertib, transparan, dan akuntabel. Sistem seleksi yang terstruktur menjadi salah satu daya tarik utama bagi masyarakat dalam memilih MAN 2 Yogyakarta.
Selain prestasi dan sistem penerimaan yang profesional, lingkungan madrasah yang religius, budaya disiplin, serta berbagai program penguatan karakter menjadi keunggulan tersendiri. Peserta didik tidak hanya didorong untuk berprestasi, tetapi juga dibimbing menjadi pribadi yang berakhlak, mandiri, dan adaptif.
Pendaftaran PMBM Gelombang I Tahun 2026 dilakukan secara daring melalui laman resmi https://pmbm.man2yogyakarta.sch.id mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB. Informasi lengkap terkait persyaratan dapat diakses melalui situs resmi madrasah https://man2yogyakarta.sch.id
Panitia juga membuka layanan informasi melalui narahubung resmi guna memudahkan calon peserta didik dan orang tua. Informasi dapat diperoleh melalui Admin 1 (0822-2605-0655), Admin 2 (0821-4568-0119), dan Admin 3 (0823-2496-0321) pada jam layanan PMBM.
Dengan capaian 429 prestasi dan predikat WBK, MAN 2 Yogyakarta tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang tumbuhnya generasi unggul yang berkarakter dan berintegritas. Kepercayaan masyarakat yang terus meningkat menjadi bukti bahwa madrasah ini layak menjadi pilihan utama dalam melanjutkan pendidikan. (pusp)
Berikan Komentar