56 Guru BK MA se-DIY Ikuti Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta di MAN 2 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta), 21 Mei 2026 – Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling Madrasah Aliyah Daerah Istimewa Yogyakarta (MGBK MA-DIY) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk _“Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta: Layanan BK dalam Pemilihan Mata Pelajaran Peminatan”_ pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Lt.3 MAN 2 Yogyakarta dan diikuti oleh 56 Guru BK MA se-DIY.

Bimtek ini bertujuan memperkuat peran guru BK dalam mendampingi siswa memilih mata pelajaran peminatan sesuai minat, bakat, dan perencanaan masa depan, dengan pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta yang mengedepankan empati, kolaborasi, dan penguatan karakter.

Hadir sebagai narasumber, Hj. Anita Isdarmini, M.Hum, Ketua Tim 1 Bidang Kurikulum dan Kesiswaan Kanwil Kementerian Agama DIY. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa layanan BK menjadi kunci agar proses pemilihan peminatan tidak sekadar administratif, tetapi benar-benar berpihak pada perkembangan siswa. “Kurikulum Berbasis Cinta menuntut kita sebagai pendidik untuk mendampingi siswa dengan hati. Guru BK harus hadir sebagai fasilitator yang membantu siswa memahami diri sendiri, sehingga pilihan peminatan menjadi keputusan yang sadar dan bertanggung jawab,” ujar Hj. Anita.

Ketua MGBK MA-DIY, Ibu DR.Faylasufah, M.Pd I, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan respons atas kebutuhan guru BK dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di jenjang MA. “Pemilihan peminatan sering menjadi tantangan karena menyangkut masa depan siswa. Melalui bimtek ini, kami ingin menyamakan persepsi dan membekali guru BK dengan strategi layanan yang humanis dan aplikatif,” jelasnya.

Para peserta mengikuti sesi materi, diskusi kasus, dan praktik penyusunan instrumen bimbingan pemilihan peminatan. Antusiasme terlihat dari banyaknya pertanyaan dan berbagi pengalaman antar guru BK dari berbagai madrasah.

Salah satu peserta, Guru BK dari MAN 2 Yogyakarta,  Dyah Estuti Tri Hartini, S.Pd, mengaku mendapatkan wawasan baru.  “Pendekatan cinta ini membuat kami lebih reflektif. Bukan hanya memberikan tes, tapi benar-benar mendengar dan mengarahkan siswa sesuai potensi mereka,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan photo bersama dan komitmen  untuk mengimplementasikan hasil bimtek di madrasah masing-masing serta memperkuat forum sharing antar guru BK se-DIY. (dyah estuti)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp