Air Mata dan Harapan, Santri Boarding MAN 2 Yogyakarta Sampaikan Terima Kasih atas Kehadiran Wamenag

Foto para santri bersama Wamenag RI

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Suasana haru menyelimuti kompleks boarding MAN 2 Yogyakarta saat Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi'i, S.H., M.Hum. melakukan kunjungan pasca kebakaran asrama yang terjadi beberapa waktu lalu. Sabtu (03/01/2026), kehadiran orang nomor dua di Kementerian Agama tersebut disambut dengan air mata dan ungkapan terima kasih dari para santri boarding yang terdampak langsung oleh musibah tersebut.

Dalam kunjungannya, Wamenag menyempatkan diri berdialog langsung dengan para santri, guru, serta pengelola boarding. Ia meninjau lokasi kebakaran, mendengarkan kesaksian para santri, dan menyampaikan empati mendalam atas musibah yang menimpa keluarga besar MAN 2 Yogyakarta. “Musibah ini adalah ujian, namun saya melihat semangat luar biasa dari para santri. Kementerian Agama hadir dan tidak akan tinggal diam,” ujarnya.

Kepala MAN 2 Yogyakarta dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kementerian Agama. Kepala Madrasah menjelaskan bahwa pasca kebakaran, pihak madrasah bergerak cepat melakukan penanganan darurat, relokasi sementara santri, serta pemulihan kegiatan pembelajaran agar tetap berjalan optimal. “Dukungan dari Kemenag, baik pusat maupun daerah, menjadi energi besar bagi kami untuk segera bangkit,” tuturnya.

Sachika Nur Alisa, santri asal Riau sebagai perwaiklan santri menyampaikan terimakasih kepada Wamenag atas kunjungannya ke MAN 2 Yogyakarta. ”Kami sangat terharu saat Romo mengunjungi asrama kami pasca musibah kebakaran. Terimakasih sebesar-besarnya kepada Romo selaku Wamenag RI beserta jajarannya yang sudah mensupport kami,” ungkapnya.

Kunjungan ditutup dengan kunjungan langsung ke asrama yang terdampak musibah kebakaran. Doa terbaik tersematkan untuk memohon kekuatan, keselamatan, dan kemudahan dalam proses pemulihan. Air mata yang mengalir menjadi simbol kesedihan, namun juga menjadi awal tumbuhnya harapan baru. Para santri boarding MAN 2 Yogyakarta kini menatap masa depan dengan optimisme, didukung perhatian dan kepedulian nyata dari Pemerintah.(cio)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp