Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Antusiasme murid Kelas Khusus Olahraga (KKO) MAN 2 Yogyakarta tampak nyata dalam kegiatan pembelajaran riset yang dilaksanakan pada Selasa (24/02/2026) di kelas XI KKO. Kegiatan yang diampu oleh guru Indra Dwi Suryanto, S.Pd., M.Pd. ini menjadi ruang reflektif bagi murid untuk mulai merancang masa depan secara lebih terarah dan rasional.
Dalam sesi diskusi, salah satu murid, Darrel Wistara, menarik perhatian melalui pandangannya yang visioner. Di tengah kesibukannya sebagai atlet bola voli, Darrel mengungkapkan keinginannya untuk melanjutkan studi ke jurusan Hukum. Pilihan tersebut menunjukkan bahwa murid KKO tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga memiliki kesadaran akan pentingnya pendidikan akademik sebagai bekal masa depan.
Darrel menyadari bahwa karier sebagai atlet memiliki masa produktif yang terbatas. Oleh karena itu, ia menilai penting untuk menyiapkan rencana lanjutan yang matang agar tetap memiliki arah hidup yang jelas setelah tidak lagi aktif sebagai atlet. Pandangan ini mencerminkan kematangan berpikir serta kemampuan dalam merencanakan masa depan secara realistis.
Tidak hanya itu, dalam diskusi tersebut Darrel juga mengungkapkan ketertarikannya pada investasi saham. Ia menilai bahwa pengelolaan keuangan sejak usia muda merupakan langkah penting dalam membangun kestabilan finansial. Bahkan, ia mengaitkan pemahamannya dengan sebuah kasus perceraian di daerah asalnya, Wonogiri, yang dipicu oleh kesalahan dalam pengelolaan investasi. Dari pengalaman tersebut, Darrel menunjukkan pemahaman awal tentang pentingnya manajemen risiko dan pengambilan keputusan yang bijak.
Guru pengampu, Indra Dwi Suryanto, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pembelajaran riset tidak hanya berfokus pada metodologi ilmiah, tetapi juga melatih murid untuk berpikir kritis, analitis, dan berbasis data dalam mengambil keputusan. Diskusi yang berlangsung menjadi contoh konkret bagaimana pendekatan riset dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menentukan pilihan pendidikan dan perencanaan finansial.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa murid KKO MAN 2 Yogyakarta berkembang secara seimbang, tidak hanya dalam aspek fisik dan prestasi olahraga, tetapi juga dalam kemampuan intelektual dan pola pikir. Melalui pembelajaran riset, murid didorong untuk menjadi pribadi yang mandiri, kritis, dan visioner dalam menyongsong masa depan.
Dengan semangat belajar yang tinggi, murid KKO diharapkan mampu mematahkan stereotip serta menunjukkan bahwa atlet juga dapat unggul dalam bidang akademik dan memiliki perencanaan hidup yang matang dan berkelanjutan.(Indra Dwi Suryanto_Riset)
Berikan Komentar