Apel Perdana MAN 2 Yogyakarta: Tertib Awal Semester, Momentum Memperbarui Semangat, Komitmen, dan Motivasi Berprestasi

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — MAN 2 Yogyakarta mengawali semester genap Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan menggelar apel perdana bertema “Tertib Awal Semester sebagai Momentum Memperbarui Semangat, Komitmen, dan Motivasi Berprestasi” pada Senin (05/01/2026). Apel berlangsung khidmat di halaman utama depan Gedung Perpustakaan dan Laboratorium IPA, diikuti seluruh warga madrasah dengan penuh antusias.


Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Yogyakarta Hartiningsih, S.Pd., M.Pd. menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta didik setelah libur semester gasal. Ia mengajak seluruh siswa kembali masuk madrasah dalam keadaan sehat dan siap menapaki babak baru pembelajaran. “Hari ini adalah titik awal yang penting, saatnya membuka lembaran baru, memperbarui langkah, dan meneguhkan tekad pribadi untuk menjadi lebih baik,” tuturnya.

Apel tertib awal semester, lanjutnya, bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum strategis untuk membangun kembali semangat belajar. Ketertiban dan kedisiplinan merupakan cerminan karakter yang mengiringi proses pembelajaran yang bersungguh-sungguh, menjadi penentu keberhasilan hingga kelulusan ketika dipadukan dengan komitmen belajar jujur, tanggung jawab, dan kesadaran diri.

Pada kesempatan tersebut, kepala madrasah juga menegaskan capaian gemilang MAN 2 Yogyakarta dengan 414 prestasi yang diraih sepanjang periode sebelumnya, mencakup tingkat regional, nasional, bahkan internasional. Capaian ini menjadi bukti nyata kerja kolektif seluruh warga madrasah, peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan, serta menjadi energi positif untuk menatap target prestasi yang lebih tinggi di semester ini.

Hartiningsih menekankan bahwa motivasi berprestasi tidak berhenti pada capaian akademik semata. Prestasi sejati adalah kemampuan menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari. Mimpi dan cita-cita hanya akan terwujud dengan komitmen yang kuat untuk meraihnya. Guru siap mendampingi apa pun cita-cita peserta didik, namun kunci utamanya tetap pada kekuatan motivasi diri. Tanpa komitmen, potensi sebesar apa pun akan kehilangan makna.

Ia juga mengajak seluruh warga madrasah untuk bergandeng tangan membangun budaya madrasah yang berintegritas, berdaya saing, dan berbudaya. Berbagai tantangan dan ujian yang telah dilalui dimaknai sebagai bentuk kasih sayang, teguran untuk evaluasi dan introspeksi agar melangkah lebih matang. “Ibu yakin kalian bisa. Mari saling menguatkan, saling memotivasi, fokus belajar demi tercapainya cita-cita,” pesannya penuh keyakinan.

Menutup amanat, Kepala Madrasah mengingatkan bahwa masa lalu adalah pelajaran, hari ini adalah ikhtiar, dan masa depan ditentukan oleh langkah hari ini. Dengan semangat mandaya berdaya, apel perdana ini menjadi penanda kebangkitan komitmen bersama MAN 2 Yogyakarta untuk melangkah maju, meneguhkan prestasi, menguatkan karakter, dan memperluas kontribusi hingga level global. (pusp)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp