Kota Yogyakarta
(MAN 2 Yogyakarta) – Dalam upaya meningkatkan integritas dan tata kelola
pemerintahan yang baik, seluruh ASN MAN 2 Yogyakarta mengikuti Webinar Nasional
dengan tema ” Peningkatan Komitmen dan Integritas melalui Penguatan Governance, Risk,
and Compliance (GRC)” yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal
Kementerian Agama Republik Indonesia (Itjen Kemenag RI). Senin (24/03/2025), webinar
ini hadir sebagai wadah diskusi yang sportif dan konstruktif bagi ASN
Kementerian Agama untuk memperkuat budaya kerja yang lebih berintegritas. Webinar
yang berlangsung secara daring ini dihadiri oleh ASN MAN 2 Yogyakarta termasuk
guru dan tenaga kependidikan dan berpusat di Ruang Multimedia.
Dalam sambutannya,
Inspektur III Itjen Kemenag RI, Dr. Aceng Abdul Aziz, S.Ag., M.Pd., CGCAE.,
menyatakan komitmen dan integritas merupakan pondasi utama dalam penerapan GRC
yang efektif. ”Tanpa adanya komitmen yang kuat dari seluruh satker mitra kerja Inspektorat
III khususnya dan seluruh satker pada kementerian Agama pada umumnya, integritas
yang tinggi dalam setiap tindakan, penerapan GRC akan menjadi formalitas. Dengan
pendekatan GRC (tata kelola, manajemen risiko dan kepatuhan terhadap regulasi) menjadi
solusi utama dalam memperkuat pengwasan internal,” ujarnya
Narasumber inti,
Dr. Hadi Purnomo, menjelaskan mengenai urgensi transformasi ke GRC terintegrasi.
”Bagaimana GRC terpatuh dengan sendirinya?. Solusinya dengan adanya monitoring/bank
data Itjen untuk memonitor semua akifitas Itjen yang ada di Kementerian Agama.
Pengguna Anggaran (PA) dan Kuasa PA (KPA) wajib membuka dan menyambung system
ke Itjen baik online (rekening) maupun Project Management,” paparnya.
Kepala MAN
2 Yogyakarta, Singgih Sampurno, S.Pd., M.A., mengungkapkan bahwa partisipasi
ASN dalam webinar ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam membangun budaya
kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel. “Kami sangat mengapresiasi
inisiatif dari Itjen Kemenag RI dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Melalui
pemahaman yang lebih baik tentang GRC, kami berharap seluruh ASN di MAN 2
Yogyakarta dapat semakin meningkatkan kualitas layanan pendidikan dengan
menjunjung tinggi prinsip integritas,” jelasnya.
Kegiatan
ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat sistem pengawasan dan
tata kelola di lingkungan Kementerian Agama, sehingga dapat mencegah
praktik-praktik yang bertentangan dengan prinsip good governance. Dengan
demikian, ASN MAN 2 Yogyakarta diharapkan dapat terus berperan aktif dalam
membangun budaya kerja yang lebih baik demi kemajuan pendidikan di Indonesia.(cio)
Berikan Komentar