Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Beruntung sekali MAN 2 Yogyakarta menjadi tempat penyelenggaraan Pertemuan MGBK MA DIY Kamis, 21 Mei 2026 di aula Lantai 3. Kegiatan ini diselenggarakan berkolaborasi dengan beberapa Kampus diantaranya Universitas Jendral A. Yani dan Universitas Islam Indonesia (UII). Pada kesempatan ini kampus memberikan fasilitas sosialisasi informasi perguruan tinggi dan stan pameran.
UII utamany Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam
Program S1 Studi Kimia (Teknologi Parfum dan Kosmetik) memperkenalkan diri dengan memberikan edukasi langsung praktek.
Program Rekognisi Global Untuk Calon Ahli Kimia Profesional ini menyelenggarakan proses pendidikan yang didukung dengan berbagai pelatihan dan praktikum untuk menunjang keterampilan yang dibutuhkan saat masuk dunia kerja. Kegiatan technopreneurship khususnya pada pengembangan minyak atsiri yang disebut Studentpreneurship Minyak Atsiri, serta pembinaan keagamaan pada masa perkuliahan dan menjelang lulus menjadi keunggulan khas.
Benar saja, sejumlah alat kelengkapan praktek dan produk parfum kecantikan dipamerkan yang menarik minat murid MAN 2 Yogyakarta.
Murid kelas X dan XI Program Saintek secara bergantian mengunjungi pameran dan menyaksikan langsung pembuatan minyak Atsiri dari daun sereh. Di pameran ini murid juga menyentuh, mencium aroma bahkan mencoba produk. Mereka sangat apresiatif bahkan penasaran yang disalurkan dengan atusiasnya dengan berinteraksi dan tanya jawab.
Dari 2-3 kg daun sereh yang direbus pada alat khusus selama 3-6 jam dihasilan sekitar 5-7 ml. Sungguh takjub mereka dan menyadari ternyata proses ini yang membuat parfum dan produk kecantikan memiliki harga jual yg kompetitif dan menjadi peluang usaha yang menjanjikan di masa depan.
Tia dari kelas XI D menyampaikan jika parfum yang ia coba baunya sangat lembut dan terkesan mahal.
Umi Solikatun Guru BK Kelas XI bekerja sama dengan Pembimbing progran PLH MAN 2 Yogyakarta mengajak perwakilan Kader Adiwiyata/APeL untuk ambil bagian dalam praktek pembuatan body lotion di depan Bapak Ibu Guru BK MA DIY. Mereka sangat bersemangat mengikuti arahan instruktur/ praktisi dari UII. Produk yang dihasilkan sebagian dibawa Kader pulang.
Pengalaman ini memberikan orientasi yang mendalam pada program studi lanjut yang kekinian yang pada akhirnya membuka cakrawala pemahaman murid untuk makin gigih lagi mengeksplorasi potensi diri dan juga alternatif studi lanjutnya. (Umi Solikatun)
Berikan Komentar