Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Program literasi CALITA (Baca, Balik, Cerita) di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta kembali menghadirkan cerita menarik dari pengalaman membaca siswa. Kali ini, Syatia Regita Cahaya Mustika, siswi kelas XI H, membagikan kesan setelah membaca novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna. Kegiatan dilaksanakan Kamis (05/11/2026) pukul 13.30 Wib di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta bersama Pustakawan Nuryanti A.Md
Novel
ini mengangkat potret kehidupan masyarakat kecil di Jakarta. Melalui kisah
berbagai tokoh, pembaca diajak menyelami kerasnya perjuangan hidup orang-orang
yang datang membawa harapan, tetapi harus berhadapan dengan kenyataan yang
tidak selalu berpihak kepada mereka. Ada pemulung, pengamen, pekerja jalanan,
hingga orang-orang yang harus berjuang dengan berbagai cara demi bertahan
hidup.
Syatia
mengaku merasa sedih setelah membaca buku tersebut. Ia tidak menyangka bahwa di
balik kehidupan kota yang tampak gemerlap, tersimpan begitu banyak kisah
perjuangan dan penderitaan manusia yang jarang terlihat.
“Awalnya
saya tidak menyangka isi ceritanya akan seperti ini. Setelah membaca, saya
merasa sedih karena ternyata ada banyak orang yang menjalani kehidupan begitu
berat. Buku ini membuat saya lebih memahami bahwa setiap orang memiliki cerita
dan perjuangannya masing-masing,” ungkap Syatia.
Pustakawan
MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti A.Md., mengaku sedikit terkejut dengan isi novel
tersebut. Menurutnya, buku ini memberikan pengingat bahwa seseorang tidak
seharusnya dinilai hanya dari apa yang tampak di permukaan.
“Awalnya
saya juga sedikit kaget dengan isi buku ini. Namun, justru di situlah letak
pelajarannya. Kita tidak boleh terburu-buru menilai seseorang hanya dari
penampilan atau keadaan yang terlihat. Ada cerita, latar belakang, dan
perjuangan yang mungkin tidak pernah kita ketahui. Seperti ungkapan Don't judge
a book by its cover, jangan menilai buku hanya dari sampulnya. Begitu pula
manusia, jangan menghakimi seseorang sebelum memahami kisah hidupnya,” tutur
Nuryanti.
Ia
menambahkan bahwa membaca bukan sekadar memahami rangkaian kata dan cerita,
melainkan juga belajar menumbuhkan empati, kepedulian, serta kepekaan terhadap
kehidupan di sekitar.
Melalui
CALITA, Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta berupaya menghadirkan pengalaman membaca
yang lebih bermakna. Peserta didik tidak hanya meminjam dan membaca buku,
tetapi juga mengembalikannya, menceritakan kembali isi bacaan, menuliskan
ulasan, serta berbagi pengalaman membaca.
Cerita
dan ulasan para pembaca kemudian diangkat menjadi berita literasi di website
madrasah sebagai bentuk apresiasi sekaligus inspirasi bagi warga madrasah
lainnya. CALITA menjadi salah satu ikhtiar Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta dalam
menumbuhkan budaya literasi. Sebab, setiap buku menyimpan cerita, setiap cerita
menghadirkan pelajaran, dan setiap pembaca memiliki kesempatan untuk menemukan
makna.
Baca
Balik Cerita: Cinta Membaca, Bercerita, dan Menginspirasi Sesama. (nur)
Berikan Komentar