Yogyakarta (MAN 2
Yogyakarta) — Senin (26/10/2026) pukul 09.45 WIB Rosyida Nur Lasna, siswi kelas
X-H MAN 2 Yogyakarta, mengulas novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere
Liye dalam program CALITA (Baca Balik Cerita) di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta
bersama Pustakawan Nuryanti A.Md.
Dengan penuh
semangat, Rosyida Nur Lasna menceritakan perjuangan para aktivis lingkungan
melawan korporasi tambang raksasa di ruang sidang atas kasus perusakan alam dan
tragedi kemanusiaan. Meski membawa bukti nyata, para aktivis harus menghadapi
kekuatan uang, suap, dan kekuasaan yang memengaruhi proses peradilan.
Akhir cerita yang
pahit menjadi sindiran sarkastis terhadap sistem yang korup, ketika orang kecil
seolah diminta tetap bodoh agar keserakahan pihak berkuasa tidak terusik.
Rosyida Nur Lasna, memetik pesan moral
bahwa setiap orang harus berani menyuarakan kebenaran meskipun berhadapan
dengan ketidakadilan.
“Dari buku ini,
saya belajar bahwa kita harus berani mengatakan kebenaran dan tidak takut
menyuarakan hal yang benar,” ungkap Rosyida Nur Lasna.
Pustakawan MAN 2
Yogyakarta, Nuryanti A.Md., menilai novel tersebut mengajak pembaca untuk lebih
kritis dalam melihat persoalan sosial, kerusakan lingkungan, dan penegakan
hukum.
“Novel ini
mengingatkan kita bahwa kecerdasan seharusnya digunakan untuk menegakkan
kebenaran, bukan untuk memanipulasi keadaan demi kepentingan pribadi. Melalui
bacaan seperti ini, siswa dapat belajar berpikir kritis dan berani membela
nilai-nilai keadilan,” tutur Nuryanti.
Melalui program
CALITA (Baca Balik Cerita), Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta terus menghidupkan
budaya literasi dengan mendorong siswa tidak hanya membaca, tetapi juga
memahami pesan buku, menyampaikan gagasan, dan menginspirasi sesama.(nur)
Berikan Komentar