Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Bank Indonesia menyelenggarakan program ”BI
Mengajar” di MAN 2 Yogyakarta. Rabu (05/08/2026), hal ini sebagai upaya
meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan generasi muda. Mengusung materi
Kebanksentralan dan Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, kegiatan ini mengajak
peserta didik memahami peran Bank Indonesia sebagai bank sentral sekaligus
menumbuhkan kecintaan terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.
Kegiatan yang diikuti murid kelas XI dengan menghadirkan langsung narasumber
dari Bank Indonesia. Melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, permainan
edukatif, dan kuis, para siswa dikenalkan pada tugas dan fungsi Bank Indonesia
dalam menjaga stabilitas nilai Rupiah, mengatur sistem pembayaran, serta
menjaga stabilitas sistem keuangan. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai
pentingnya pengendalian inflasi, perkembangan sistem pembayaran digital, hingga
peran masyarakat dalam menjaga kepercayaan terhadap Rupiah.
Perwakilan Bank Indonesia, Adi, menyampaikan bahwa program ”BI Mengajar”
merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam memperluas literasi
kebanksentralan kepada generasi muda. ”Pemahaman mengenai fungsi bank sentral
dan nilai-nilai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah perlu ditanamkan sejak usia
sekolah agar lahir generasi yang cerdas secara finansial sekaligus memiliki
kepedulian terhadap perekonomian nasional. Kami berharap para murid tidak hanya
mengenal tugas Bank Indonesia, tetapi juga mampu menerapkan nilai Cinta,
Bangga, dan Paham Rupiah dalam kehidupan sehari-hari. Rupiah adalah simbol
kedaulatan bangsa yang harus dijaga bersama," ujarnya.
Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih,S.Pd., M.Pd. menyambut baik
penyelenggaraan ”BI Mengajar” sebagai bagian dari penguatan pembelajaran
kontekstual di madrasah. ”Kehadiran praktisi dari Bank Indonesia memberikan
pengalaman belajar yang lebih nyata sehingga peserta didik dapat menghubungkan
teori ekonomi dengan kondisi yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. Kolaborasi
dengan Bank Indonesia memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga bagi
murid diharapkan dapat semakin memperkuat literasi ekonomi, menumbuhkan
karakter murid yang bijak dalam mengelola keuangan, serta membangun kebanggaan
terhadap Rupiah sebagai identitas bangsa," ungkapnya.
Kegiatan BI Mengajar di MAN 2 Yogyakarta juga diperkuat dengan keterlibatan
Sri Narwanti, Duta Guru Cinta, Bangga, Paham Rupiah Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun
2026. Melalui perannya sebagai duta guru, Sri Narwanti berkomitmen
mengintegrasikan edukasi CBP Rupiah ke dalam pembelajaran, program literasi
madrasah, serta berbagai kegiatan penguatan karakter. Pesan yang diperoleh
murid tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi menjadi budaya dalam
kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, peserta diajak mengimplementasikan tiga pilar utama
CBP Rupiah, yaitu Cinta Rupiah dengan mengenali keaslian serta merawat uang
Rupiah, Bangga Rupiah dengan mengutamakan penggunaannya dalam setiap transaksi
di wilayah Indonesia, serta Paham Rupiah melalui kebiasaan mengelola keuangan
secara bijak dan memahami pentingnya stabilitas ekonomi bagi kesejahteraan
masyarakat. Program BI Mengajar di MAN 2 Yogyakarta diharapkan menjadi langkah
nyata dalam memperkuat sinergi antara Bank Indonesia dan dunia pendidikan untuk
membangun generasi yang memiliki literasi finansial yang baik, berkarakter,
serta bangga terhadap Rupiah sebagai identitas bangsa.(sri)
Berikan Komentar