Borong 21 Medali Di POPDA DIY 2026, MAN 2 Yogyakarta Tegaskan Kelasnya

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Di tengah persaingan ketat, MAN 2 Yogyakarta kembali menunjukkan kualitasnya melalui raihan prestasi yang membanggakan. Dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) DIY 2026, para pelajar MAN 2 Yogyakarta tampil impresif dengan mengoleksi total 21 medali, sekaligus menegaskan eksistensi madrasah sebagai salah satu pusat pembinaan atlet pelajar unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

POPDA DIY 2026 diikuti oleh 2.476 atlet dari seluruh kabupaten/kota di DIY, dengan rincian Kabupaten Gunungkidul sebanyak 376 atlet, Kulon Progo 411 atlet, Sleman 597 atlet, Kota Yogyakarta 546 atlet, dan Kabupaten Bantul 546 atlet. “POPDA ini menjadi sarana untuk mengukur pencapaian pembinaan olahraga pelajar, sekaligus melahirkan calon-calon atlet terbaik yang ke depan akan menjadi andalan DIY,” ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY, Muhammad Setiadi.

Capaian tersebut terdiri atas 7 medali emas, 7 medali perak, dan 7 medali perunggu. Dari 11 cabang olahraga yang diikuti, 10 cabang berhasil menyumbangkan medali, mencerminkan pembinaan yang merata, terarah, dan berkelanjutan di berbagai bidang olahraga.

Prestasi ini lahir dari kerja keras dan dedikasi para pelajar yang tampil gemilang di berbagai cabang olahraga. Di cabang renang, Aryansyah meraih dua medali perak, sementara Rossa menyumbangkan satu medali perunggu. Cabang karate menghadirkan prestasi melalui Anezca Aurelia Shalehah dengan satu medali perunggu serta Akhtar Holden yang berhasil meraih satu medali emas.

Pada cabang sepak takraw, Dhiya Alfinzi Dimas tampil dominan dengan raihan dua medali emas. Sementara itu, cabang sepak bola melalui Sangkakala, Faza, dan Galen turut menyumbangkan medali perunggu.

Di cabang panahan, Rafif Mulia meraih dua medali perunggu. Aura Thifalya Salma Hartono Putri tampil gemilang dengan satu medali emas dan satu perak, sedangkan Lifthya Athaya menyumbangkan tiga medali perak.

Prestasi luar biasa juga ditunjukkan oleh Taqiyya Nur Aziza dari cabang panjat tebing dengan raihan dua medali emas. Sementara itu, Mutiara Dhuha N dari cabang hapkido meraih satu medali perunggu, Farel Fardoni dari taekwondo menyumbangkan satu medali emas, serta Damar Kemuning Kunthi Martanto dari pencak silat mempersembahkan satu medali perunggu. Dari cabang bola voli indoor, Aryatedja Pamungkas turut menyumbangkan satu medali perak.

Sementara itu, Wakil Gubernur DIY, Paku Alam X (Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo/KGPAA Paku Alam X), saat membuka ajang di GOR Among Raga, menegaskan bahwa POPDA merupakan wadah strategis dalam pembinaan olahraga pelajar sekaligus menjadi jalur seleksi atlet menuju jenjang yang lebih tinggi.

“Dari sinilah kita menyiapkan generasi atlet muda yang mampu mengharumkan nama DIY dan Indonesia, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pembinaan olahraga pelajar tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh karakter, disiplin, serta semangat juang yang dibangun melalui kompetisi yang sehat dan berkelanjutan.

Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., didampingi Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Leni, S.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian para pelajar. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari sinergi antara pembinaan yang konsisten, kerja keras pelajar, serta dukungan penuh dari guru, pelatih, dan orang tua.

“Prestasi ini bukan semata tentang medali, tetapi tentang proses panjang yang membentuk karakter, ketangguhan, dan sportivitas. Inilah nilai utama yang ingin kami tanamkan kepada setiap pelajar,” ungkapnya.

Ia berharap capaian ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh pelajar untuk terus mengembangkan potensi diri, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga nonakademik. Komitmen MAN 2 Yogyakarta dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang diyakini akan terus melahirkan generasi unggul yang berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing global.

Capaian ini sekaligus mempertegas posisi MAN 2 Yogyakarta sebagai madrasah unggulan yang mampu memadukan keunggulan akademik dan prestasi nonakademik secara harmonis. Dengan fondasi disiplin, kolaborasi, dan semangat berprestasi, MAN 2 Yogyakarta terus melangkah pasti mencetak generasi masa depan yang siap bersaing di tingkat nasional hingga internasional. (pusp)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp