Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Atmosfer akademik terasa
begitu kental di MAN 2 Yogyakarta pada Selasa (24/2). Suasana kelas
bertransformasi menjadi forum akademik ketika siswa kelas XI mempresentasikan
hasil penelitian mereka pada agenda Presentasi Makalah KATSu #4.
Kegiatan ini merupakan puncak dari
program Kunjungan Akademik Terpadu Study Riset dan Budaya (KATSu) yang
dilaksanakan pada 2–6 Februari 2026. Program tersebut mengintegrasikan
orientasi pendidikan tinggi di UPN "Veteran" Jawa Timur, Surabaya, dengan
riset lapangan di berbagai sektor industri dan budaya di Bali.
Diskusi Ilmiah yang Dinamis
Presentasi tidak sekadar menjadi ajang
pemaparan materi. Setiap kelompok yang terdiri atas tiga siswa tampil percaya
diri menyampaikan hasil analisisnya, sekaligus menjawab pertanyaan kritis dari guru
dan rekan-rekan sejawat dalam sesi tanya jawab. Pada momen inilah teori yang
dipelajari di madrasah dipadukan dengan realitas yang mereka temukan langsung
di lapangan.
“Melalui tanya jawab antarkelompok,
wawasan kami menjadi jauh lebih terbuka. Kami memahami detail operasional di
Cocoaland, filosofi unik di balik desain Joger, hingga strategi bisnis Pie Susu
Ajik yang sangat menarik untuk dipelajari,” ujar Rachel Amalia, siswa kelas XI
G.
Mengulas Strategi Bisnis dan Nilai
Budaya
Beragam topik dipaparkan dalam
presentasi tersebut. Beberapa kelompok menitikberatkan kajian pada aspek
kewirausahaan, seperti strategi pemasaran Pie Susu Ajik, konsistensi kualitas
produk Cocoaland, serta kontribusi Krisna Blangsinga terhadap perekonomian
masyarakat lokal.
Di sisi lain, kajian sosial dan budaya
turut menjadi sorotan. Siswa menganalisis peran masyarakat di Desa Penglipuran
dalam mempertahankan predikat desa terbersih, daya tarik pertunjukan Tari Kecak
di kawasan GWK, hingga manajemen wisata air di Tanjung Benoa.
Apresiasi atas Perkembangan Siswa
Larissa Amadea Pudyastuti, S.Pd., selaku
Wali Kelas XI H, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan perkembangan para
siswa.
“Saya sangat bangga dengan progres
anak-anak. Mereka tidak hanya membawa cerita perjalanan, tetapi mampu
menganalisis dunia wirausaha di Bali dan merasakan atmosfer perkuliahan di UPN
‘Veteran’ Jawa Timur secara nyata. Kepercayaan diri yang mereka tunjukkan dalam
sesi tanya jawab merupakan pencapaian yang luar biasa,” tuturnya.
Menumbuhkan Mentalitas Periset Muda
Presentasi Makalah KATSu #4 menjadi
bukti bahwa program ini tidak berhenti pada pengalaman kunjungan semata, tetapi
menghasilkan karya yang bermakna. Melalui kegiatan ini, siswa MAN 2 Yogyakarta
diharapkan semakin memiliki mentalitas periset yang kritis, komunikatif, dan
siap melangkah ke jenjang pendidikan tinggi dengan wawasan yang lebih luas.
(Larissa)
Berikan Komentar