Yogyakarta
(MAN 2
Yogyakarta) -
MAN 2
Yogyakarta menghadirkan
pengalaman belajar lintas budaya yang berkesan melalui kegiatan praktik
berbahasa bersama para native speaker dalam rangkaian Mandaya Language
Expression 2026. Kegiatan yang dilaksanakan pada 22 Juni 2026 di kawasan Titik
Nol Kilometer Yogyakarta ini menjadi wadah bagi para siswa untuk mengembangkan
kemampuan berbahasa sekaligus memperluas wawasan global melalui program Cross
Cultural Understanding. Dengan suasana belajar yang menyenangkan dan
interaktif, para siswa diajak untuk berkomunikasi secara langsung dengan
penutur asli dari berbagai negara.
Tiga native speaker yang hadir, yaitu Mr. Housam Saab
dari Lebanon, Mr. Austin Ekstrum dari Amerika Serikat, dan Mr. Shinnosuke
Hoshida dari Jepang, membagikan banyak pengetahuan tentang bahasa, kebiasaan,
budaya, serta kehidupan masyarakat di negara masing-masing. Para siswa MAN 2
Yogyakarta tampak antusias berdiskusi, bertukar cerita, dan mempraktikkan
kemampuan bahasa Inggris mereka secara nyata. Interaksi tersebut menjadi
pengalaman berharga yang tidak hanya meningkatkan keterampilan berkomunikasi, tetapi
juga menumbuhkan sikap terbuka, toleran, dan rasa hormat terhadap keberagaman
budaya dunia.
Melalui kegiatan ini, Mandaya Language Expression 2026
kembali menegaskan komitmen MAN 2 Yogyakarta dalam menciptakan pembelajaran
yang mendunia tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan. Di tengah keindahan
dan denyut kehidupan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, para siswa belajar bahwa
bahasa merupakan jembatan yang mampu menghubungkan berbagai perbedaan menjadi
sebuah persahabatan. Semangat kolaborasi lintas budaya yang terbangun pada hari
itu diharapkan menjadi bekal bagi para siswa untuk tumbuh sebagai generasi yang
percaya diri, berwawasan global, dan siap menjadi duta Indonesia di masa depan. (Winda)
Berikan Komentar