Yogyakarta
(MAN 2 Yogyakarta) – Dalam rangka HAB ke-80 Kementerian Agama Republik
Indonesia, Wakil Menteri Agama (Wamenag), Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi'i,
S.H., M.Hum berkunjung ke MAN 2 Yogyakarta. Sabtu (03/01/2026), kunjungan ini
menjadikan momen Wamenag mengenang jejak sejarah berdirinya Kementerian Agama
Republik Indonesia yang bermula dari lingkungan madrasah, tepatnya di kawasan
yang kini menjadi MAN 2 Yogyakarta. Momentum tersebut sebagai bagian dari
refleksi sejarah dan penguatan identitas lembaga pendidikan Islam di Indonesia.
Wamenag
menegaskan bahwa MAN 2 Yogyakarta merupakan institusi pendidikan, dan saksi
bisu lahirnya perjalanan panjang Kementerian Agama sebagai institusi strategis
bangsa. ”Dari gedung inilah gagasan besar tentang pengelolaan kehidupan
keagamaan negara dirintis. Saya mengapresiasi MAN 2 Yogyakarta yang hingga kini
mampu menjaga kesinambungan antara nilai historis dan prestasi akademik,”
ungkapnya.
Kepala MAN
2 Yogyakarta dalam kesempatan yang sama menyampaikan rasa bangga atas perhatian
Kementerian Agama terhadap sejarah madrasah. ”MAN 2 Yogyakarta berkomitmen
menjadikan nilai sejarah tersebut sebagai inspirasi dalam membangun karakter
peserta didik yang religius, nasionalis, dan berintegritas. Saya berharap generasi
muda madrasah tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga
memahami dan mewarisi nilai perjuangan para pendahulu,” jelasnya.
Kegiatan
kunjungan tersebut diisi dengan dialog bersama civitas akademika, peninjauan
fasilitas madrasah, serta pemaparan singkat sejarah MAN 2 Yogyakarta yang
berkaitan dengan awal berdirinya Kementerian Agama. Menyusuri lorong Gedung Cagar
Budaya menuju Ruang Kepala Madrasah, terpampang foto Menteri Agama Pertama RI. Suasana
berlangsung khidmat dan penuh refleksi, menegaskan posisi madrasah sebagai
pilar penting dalam perjalanan pendidikan dan keagamaan nasional.(cio)
Berikan Komentar