Yogyakarta, 22 Juli 2026. MAN 2 Yogyakarta terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian kompetensi akademik, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui penerapan nilai-nilai ekoteologi. Salah satu inovasi tersebut diwujudkan dalam pembelajaran Sosiologi pada materi Tahap Perkembangan Kelompok Sosial dengan memanfaatkan botol plastik bekas sebagai media pembelajaran. Media yang diberi nama Shake, Read, Analyze ini merupakan inovasi yang dikembangkan oleh Anisha Rena Agustin, S.Pd., Guru Sosiologi MAN 2 Yogyakarta, sebagai upaya menciptakan pembelajaran yang kreatif, bermakna, sekaligus ramah lingkungan.
Dalam kegiatan pembelajaran, siswa diajak memanfaatkan botol bekas yang diisi air sebagai media permainan edukatif. Di dalam setiap botol terdapat potongan kalimat yang menggambarkan berbagai peristiwa dalam dinamika kelompok. Tugas siswa adalah menggerakkan botol dengan hati-hati hingga potongan kalimat dapat terbaca, kemudian mengidentifikasi dan menganalisis peristiwa tersebut berdasarkan tahapan perkembangan kelompok sosial, yaitu forming, storming, norming, performing, dan adjourning.
Limbah plastik yang masih layak dimanfaatkan kembali menjadi sarana belajar yang menarik, sehingga siswa diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus memahami pentingnya mengurangi sampah melalui konsep reuse. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memahami konsep perkembangan kelompok sosial, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki kesadaran ekologis, mampu berpikir kritis, serta siap bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan di kehidupan bermasyarakat. (Rena)