Dibesut Tangan Dingin Guru Seni Musik, Tim Nasyid Raih Juara 1

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh tim nasyid melalui kerja keras, kedisiplinan, dan pembinaan yang konsisten.

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh tim nasyid melalui kerja keras, kedisiplinan, dan pembinaan yang konsisten. Di balik keberhasilan tersebut, terdapat sosok guru seni musik Fatikah Firda Nandara, S.Pd yang dengan penuh dedikasi membimbing dan mengasah potensi para peserta didik hingga mampu tampil percaya diri dan kompetitif. Gairah mendidik pada jiwa mudanya yang terbuka mampu membesut talenta seni suara acapella 5 murid MAN 2 Yogyakarta.  Dengan sentuhan tangan dingin sang guru, tim nasyid terus berlatih mengembangkan kemampuan vokal, harmonisasi, kekompakan, penghayatan lagu, hingga teknik penampilan di atas panggung. Proses tersebut tidak hanya berorientasi pada pencapaian juara, tetapi juga menjadi ruang bagi murid untuk belajar tentang kerja sama, tanggung jawab, kedisiplinan, dan ketekunan. Mental juara dibangun dengan memberikan tampilan terbaik dengan arahan guru dan menanggap dengan baik tantangan demi tantangan yang diberikan. 

Hasilnya, perjuangan panjang tersebut membuahkan prestasi gemilang. Tim Nasyid berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) 2026 (15/9/2026) yang diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah/madrasah. Capaian ini menjadi bukti bahwa pembinaan seni di lingkungan pendidikan mampu menjadi sarana untuk menggali bakat sekaligus membentuk karakter peserta didik. Firda Nandara manyampaikan bahwa keberhasilan tersebut bukan sekadar tentang sebuah piala tetapi lebih dari itu. Prestasi menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa setiap murid memiliki potensi yang dapat berkembang ketika mendapatkan pendampingan, kesempatan, dan ruang berekspresi yang tepat. Lebih-lebih dukungan orang tua murid yang hadir memastikan bahwa performa putra putrinya optimal menjadi factor yang tidak bias diabaikan. 

“Prestasi lahir dari proses. Latihan yang konsisten, kebersamaan, dan kemauan untuk terus belajar menjadi kunci utama,” menjadi semangat yang mengiringi perjalanan tim nasyid menuju podium juara. Keberhasilan tim nasyid ini sekaligus menjadi inspirasi bagi murid lainnya untuk berani mengenali dan mengembangkan potensi diri. Seni tidak hanya melatih kepekaan rasa dan kreativitas, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif yang sangat penting dalam kehidupan.  “Juara 1 menjadi buah dari kerja keras. Namun, proses di baliknya adalah kemenangan yang sesungguhnya: ketika bakat dibimbing, potensi dikembangkan, dan semangat belajar tidak pernah padam.” (Sol)


wa Chat via WhatsApp