Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Prestasi gemilang jalur Kelas Khusus Olahraga (KKO) MAN 2 Yogyakarta terus mencuri perhatian. Atlet-atlet Mandaya tidak hanya berjaya di tingkat regional dan nasional, tetapi juga mampu menembus panggung Asia Tenggara, Asia, hingga internasional. Bahkan, sejumlah peserta didik dipercaya mewakili Indonesia dalam berbagai cabang olahraga, termasuk panjat tebing dan bela diri.
Jejak prestasi tersebut terlihat dari kiprah atlet yang berlaga di berbagai kejuaraan internasional di negara seperti Cina dan India. Tak hanya itu, salah satu atlet KKO bahkan berhasil menembus perguruan tinggi kelas dunia dengan diterima di Universitas Toronto, Kanada, sebuah capaian yang menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di MAN 2 Yogyakarta tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga generasi unggul secara akademik dan global.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa jalur KKO di MAN 2 Yogyakarta bukan sekadar wadah latihan, melainkan ekosistem pembinaan atlet pelajar yang terstruktur, berkelanjutan, dan berorientasi prestasi. Perpaduan antara latihan intensif, pendampingan profesional, serta dukungan akademik menjadikan jalur ini sebagai pilihan strategis bagi calon peserta didik yang ingin berprestasi di dua bidang sekaligus.
Sejalan dengan itu, Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Gelombang I Tahun Ajaran 2026/2027 resmi dibuka mulai 25 Maret 2026. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi https://pmbm.man2yogyakarta.sch.id pada pukul 07.00–15.00 WIB, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi https://man2yogyakarta.sch.id.
Pada tahun ini, jalur KKO menyediakan kuota sebanyak 24 peserta didik. Seleksi dilakukan secara ketat untuk menjaring calon atlet muda yang memiliki potensi, disiplin, dan komitmen tinggi dalam bidang olahraga.
Adapun persyaratan khusus meliputi scan rapor SMP/MTs semester 1, 3, dan 5 dengan rata-rata minimal 80 pada mata pelajaran IPA, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Matematika. Calon peserta didik juga wajib melampirkan sertifikat prestasi olahraga dalam dua tahun terakhir minimal tingkat kabupaten, surat rekomendasi sebagai atlet aktif dari ketua atau pemilik klub, serta surat pernyataan kesediaan mengikuti program Kelas Khusus Olahraga.
Peserta didik yang lolos seleksi berkas akan mengikuti tahapan lanjutan berupa wawancara kepribadian dan tes baca Al-Qur’an atau hafalan. Selanjutnya, peserta didik yang dinyatakan lolos akan mengikuti tes fisik untuk mengukur kemampuan dan kesiapan dalam cabang olahraga yang ditekuni.
Pengumuman hasil verifikasi berkas dijadwalkan pada 20 April 2026, dilanjutkan pelaksanaan tes pada 22–23 April 2026, dan pengumuman akhir pada 24 April 2026. Peserta didik yang diterima wajib melakukan lapor diri pada 25 April 2026.
Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa jalur KKO menjadi bagian penting dalam mencetak atlet berkarakter. “Kami ingin melahirkan atlet yang tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, dan kecerdasan akademik yang kuat,” ujarnya.
Ketua Panitia PMBM, Harun Ikhwantoro, S.Pd., M.Pd., menambahkan bahwa seleksi dilakukan secara profesional dan transparan. Sementara Wakil Kepala Urusan Kesiswaan, Leni, S.Si., M.Pd., selaku penanggung jawab kegiatan, menegaskan bahwa pembinaan atlet dilakukan secara intensif dan berkelanjutan. “Kami memastikan setiap peserta didik mendapatkan pendampingan optimal agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” ungkapnya.
Dengan rekam jejak prestasi hingga tingkat dunia, jalur KKO MAN 2 Yogyakarta menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan atlet berkelas global. Kesempatan telah dibuka—bagi calon peserta didik yang memiliki semangat juang dan bakat olahraga, Mandaya adalah tempat terbaik untuk meraih prestasi dan masa depan gemilang. (pusp)
Berikan Komentar