Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – MAN 2 Yogyakarta terus
berinovasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan
teknologi digital. Jum’at (13/03/2026), salah satu upaya tersebut
diwujudkan melalui kegiatan diseminasi hasil Bimbingan Teknis (Bimtek) E-Modul
yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang. Kegiatan ini
diimplementasikan dalam pembelajaran fikih dengan materi thaharah yang dikemas
secara digital dan interaktif.
Diseminasi ini merupakan
tindak lanjut dari keikutsertaan guru fiqih MAN 2 Yogyakarta dalam Bimtek
penyusunan dan pengembangan e-modul di BDK Semarang. Hasil pelatihan tersebut
kemudian diterapkan di kelas melalui praktik pembelajaran. Dengan penggunaan
e-modul thaharah oleh siswa, hal ini menjadi bagian dari transformasi
pembelajaran menuju digitalisasi yang lebih adaptif dan kontekstual.
Dalam kegiatan
pembelajaran, siswa memanfaatkan perangkat gawai untuk mengakses e-modul. E-modul
telah dirancang secara sistematis, lengkap dengan materi, ilustrasi, video
pembelajaran, serta evaluasi interaktif. Materi thaharah yang mencakup konsep
bersuci, tata cara wudhu, tayamum, dan mandi wajib disajikan secara menarik
sehingga memudahkan siswa dalam memahami sekaligus mempraktikkannya.
Siti Nur Suciowati,
SHI., guru mata pelajaran fikih MAN 2 Yogyakarta menjelaskan bahwa penggunaan
e-modul memberikan pengalaman belajar yang lebih variatif dan mandiri bagi
siswa. “Melalui e-modul, siswa tidak hanya membaca materi, tetapi juga dapat
melihat contoh praktik melalui media audiovisual serta langsung mengerjakan
latihan yang tersedia. Hal ini membuat pembelajaran menjadi lebih hidup dan
tidak monoton,” ungkapnya.
Antusiasme siswa
terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengeksplorasi materi
dalam e-modul serta berdiskusi dengan teman dan guru terkait konsep-konsep yang
dipelajari. Pembelajaran yang berbasis digital ini juga mendorong siswa untuk lebih
mandiri dalam memahami materi serta meningkatkan literasi teknologi mereka.(cio)
Berikan Komentar