Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Transformasi digital di dunia pendidikan terus berkembang, termasuk dalam layanan bimbingan dan konseling (BK). MAN 2 Yogyakarta menghadirkan inovasi layanan melalui e-konseling atau cyber counseling, sebuah pendekatan yang memanfaatkan teknologi informasi dan internet sebagai media komunikasi antara konselor dan peserta didik.
Pada Selasa (31/03/2026) di ruang BK, layanan ini diperkenalkan sebagai bagian dari upaya madrasah dalam meningkatkan kualitas pendampingan siswa secara adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman. E-konseling memungkinkan proses konsultasi dilakukan tanpa harus bertatap muka secara langsung dalam satu ruangan.
Melalui platform digital, peserta didik dapat menyampaikan berbagai persoalan, baik akademik, sosial, maupun pribadi, dengan lebih fleksibel, cepat, dan tetap terjaga kerahasiaannya. Layanan ini dinilai efektif menjangkau siswa yang membutuhkan ruang komunikasi lebih nyaman dan tidak terbatas oleh waktu maupun lokasi.
Guru Bimbingan dan Konseling MAN 2 Yogyakarta, Muhammad Feni, S.Psi, menjelaskan bahwa layanan ini menjadi jawaban atas kebutuhan generasi saat ini yang lekat dengan teknologi. Menurutnya, e-konseling tidak hanya mempermudah akses layanan, tetapi juga membuka ruang komunikasi yang lebih luas bagi siswa.
“Melalui e-konseling, siswa bisa menyampaikan permasalahan kapan saja dan dari mana saja. Ini sangat membantu, terutama bagi mereka yang membutuhkan privasi lebih atau memiliki keterbatasan waktu,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dalam pelaksanaannya, layanan e-konseling tetap mengedepankan prinsip profesionalitas, etika, dan kerahasiaan sebagaimana layanan konseling konvensional. Platform yang digunakan pun dirancang aman dan ramah pengguna.
Kehadiran e-konseling di MAN 2 Yogyakarta menjadi bukti komitmen madrasah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan psikologis peserta didik. Dengan inovasi ini, layanan BK diharapkan semakin efektif dalam mendampingi siswa menghadapi tantangan di era digital. (Muhammad Feni)
Berikan Komentar