Ekspedisi Integritas dari Timur: Rombongan Kemenag Gorontalo Menimba Inspirasi di MAN 2 Yogyakarta

Foto saat Kemenag Gorontalo melakukan studi tiru ZI di MAN 2 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Semangat memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) terus bergelora di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia. Kamis (09/04/2026), hal tersebut tercermin dalam kegiatan studi tiru yang dilaksanakan oleh jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo di MAN 2 Yogyakarta. Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk mempelajari praktik-praktik terbaik pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang telah diterapkan secara konsisten di MAN 2 Yogyakarta.

Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Prof. HC. Dr. Kasmat Sartono, S.Ag., M.Ag., yang hadir bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Hj. Suriani Yahya, M.Pd. Turut mendampingi Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo H. Mahmud Bobihu, S.Ag., M.M., Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Dr. Masjrul Janto Usman, S.Ag., M.Pd. beserta istri, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Dra. Hj. Fitriani Humokor, M.Pd.I, serta para Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo. Hadir pula beberapa kepala madrasah negeri bersama para Kepala Subbagian Tata Usaha serta perwakilan pengawas madrasah yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., Kepala MAN 2 Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo yang memilih MAN 2 Yogyakarta sebagai lokasi studi tiru pembangunan Zona Integritas. ”Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi praktik baik, tetapi juga memperkuat sinergi antarsatuan kerja Kementerian Agama dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan melayani. Melalui semangat kolaborasi lintas provinsi, diharapkan semakin banyak madrasah dan satuan kerja Kementerian Agama yang mampu mereplikasi budaya integritas sehingga terwujud pelayanan publik yang semakin berkualitas dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” jelasnya.

Selain mengikuti paparan materi, rombongan juga melakukan observasi langsung ke berbagai unit layanan dan sarana pendukung Zona Integritas di lingkungan MAN 2 Yogyakarta. Para peserta melihat implementasi standar pelayanan, sistem administrasi, inovasi digital, hingga berbagai media edukasi yang menjadi bagian dari penguatan budaya integritas di madrasah. Kegiatan ini memberikan gambaran nyata bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi juga oleh komitmen, kolaborasi, dan konsistensi seluruh warga madrasah.(cio)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp