GUNUNGKIDUL— Puncak rangkaian Mubaligh Hijrah (MH) sekaligus semarak Milad ke-76, MAN 2 Yogyakarta menggelar Pengajian Umum di Masjid Al Muqorrobun, Dusun Widoro, Jumat (18/09/2026) malam. Acara ini tampil segar dengan memadukan pesan spiritualitas akhirat dan aksi nyata peduli lingkungan (ekoteologi).
Malam keakraban diawali lantunan tilawah syahdu oleh Nabila Huda (siswi kelas 11). Momen berkesan berlanjut saat Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., menyerahkan langsung seluruh hasil Baksos dan Bazar kepada Kepala Dukuh Widoro, Tri Tuti Budisantoso, untuk pembanguan atas (kanopi) masjid.
"Terima kasih atas kehangatan warga Widoro. Kami mohon doa untuk keberkahan Milad ke-76 MAN 2 Yogyakarta, dan kami sangat terbuka menyambut putra-putri Widoro untuk menimba ilmu serta tumbuh bersama di madrasah kami," tutur Hartiningsih dalam sambutannya.
Sesi inti tausiyah menghadirkan kolaborasi inspiratif lintas generasi:
* Pesan Lingkungan (Akmal - Kelas 12): Lewat gagasan Ekoteologi Panca Cinta, Akmal mengajak jamaah menjadikan aksi merawat bumi dan alam sekitar sebagai cermin keimanan serta wujud cinta kepada Sang Pencipta.
* Refleksi Ibadah (Pak Puguh - Guru): Mengulas hikmah Surga dan Neraka, beliau memotivasi jamaah untuk memaksimalkan ibadah harian sekecil apa pun demi mengetuk salah satu dari delapan pintu surga-Nya.
Lewat kemasan dakwah yang ringkas namun berbobot ini, MAN 2 Yogyakarta membuktikan komitmennya menghadirkan syiar Islam yang relevan — menjaga kelestarian bumi sekaligus memperkokoh benteng spiritualitas umat.
Berikan Komentar