Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Miftahul Huda MAN 2 Yogyakarta setiap sore selama bulan suci Ramadhan. Sejak
usainya shalat Ashar berjamaah, puluhan santriwati dari Pondok
Pesantren Putri Ihyaul Ulum tampak memenuhi shaf dengan mushaf di
tangan, memulai ritual sore mereka: menghafal dan menyetorkan ayat-ayat suci
Al-Quran sembari menanti kumandang adzan Maghrib.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan tahfidzul qur'an yang dikelola oleh Ihyaul
Ulum Muslimah Boarding School. Meski sedang menjalankan ibadah puasa, rasa
lapar dan dahaga tidak menyurutkan semangat para santri untuk tetap produktif.
Justru, waktu luang antara Ashar dan berbuka dimanfaatkan sebagai momentum emas
untuk memperkuat hafalan (muraja'ah) maupun menambah hafalan baru (ziyadah).
"Menghafal di waktu sore memberikan ketenangan
tersendiri. Fokus kami terjaga karena suasana masjid yang tenang dan niat
mencari keberkahan sebelum berbuka," ujar salah satu santriwati.
Pihak madrasah menjelaskan bahwa aktivitas ini bertujuan untuk
menanamkan kedisiplinan dan kecintaan pada Al-Quran sejak dini. Selain itu,
kegiatan ini mendukung prestasi akademik dan spiritual santri, terbukti dengan
keberhasilan 188 santri tahfidz MAN 2
Yogyakarta yang baru-baru ini
mendapatkan apresiasi atas capaian hafalan mereka.
Tradisi menghafal Quran menjelang berbuka di Masjid Miftahul Huda ini diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk tetap bersemangat dalam menuntut ilmu agama di tengah kesibukan sekolah formal. (srimarlina)
Berikan Komentar