Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Sebanyak 15 kelompok yang terdiri dari 30 siswa MAN 2 Yogyakarta berhasil lolos seleksi proposal dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tahun 2026. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah, mengingat seleksi proposal dilakukan secara ketat oleh tim juri melalui penilaian aspek orisinalitas ide, ketepatan metodologi, serta kebermanfaatan penelitian.
Ke-30 siswa tersebut adalah Fitri Rahmadhani, Naurah Sa’adah Ramadhani Riekhaa, Adam Tresna Bumi, Faizah Al Shema, Roselyn Belva Phalosi, Atha Fairuz Salsabila Widayat, Anisah Kamila, Maitsa ‘Aqila Ma’ruf, Nashwa Windriya Tarasari, Hanum Noor Aisya, Muhammad Hanzhalah, Reva Elvira Azzahra, Jihan Amira Ardani, Putra Ridho Ramadhan, Jabbaar Al Farizi, Sakura Dhira Azzahra, Nur Fahrina, Sadira Putri Ramaniya, Lintang Kasih Tirto Cahyani, Nisrina Nur Azizah, Darrell Tyaga Adelard Prayata, Egar Patriote Pramono, Tsabita Shafa Atahardani, Nida Izza Nurussyifa, Muhammad Fauzan Abdillah, Khansa Putri Nursin, Khumaira Nafla Miftahhusna, Najwa Dzakiyah Sasikirana, Zulfinisa Firzanah, dan Muhammad Barrul Alam.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran tiga guru pembimbing, yaitu Nuning Setianingsih, S.Si., M.Pd., Indra Dwi Suryanto, M.Engg., dan Annisa Salwa, S.Si., yang secara intensif mendampingi siswa dalam menyusun proposal penelitian. Sesuai dengan petunjuk teknis OPSI, proposal yang lolos seleksi berhak melanjutkan ke tahap penelitian yang akan dilaksanakan pada periode April hingga Agustus 2026. Pada tahap ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan penelitian secara sistematis, berbasis data, serta menghasilkan solusi inovatif terhadap permasalahan nyata di masyarakat.
Kepala madrasah, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. “Kami mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang telah lolos OPSI. Ini adalah bukti bahwa budaya riset di madrasah terus berkembang dengan baik. Kami berharap para siswa dapat melanjutkan penelitian dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas ilmiah, serta mampu meraih prestasi hingga tingkat nasional,” ungkapnya. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama madrasah di kancah nasional. (Nuning Setiyaningsih)
Berikan Komentar