Ifthar dan Sholat Gerhana, Harmoni Ibadah Guru MAN 2 Yogyakarta, di Masjid Al Ikhsan Senggotan

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) -3 Maret 2026, Salah satu Guru MAN 2 Yogyakarta, Umi Solikatun beserta keluarga menunaikan sholat sunnah gerhana bulan bersama jamaah masjid Al Ikhsan Senggotan Tirtonirmolo Kasihan Bantul.

Sholat gerhana bulan ini diselenggarakan bertepatan dengan waktu acara Ifthar.  Satu hari sebelumnya telah diinformasikan melalui fliyer dan langsung kepada jamaah bahwa Ifthar Selasa, 3 Maret 2026 akan diselenggarakan sholat gerhana bulan dan teknis pelaksanaannya. Jamaah diminta siap pukul 17.30 waktu setempat. 

Jamaah berbondong-bondong ke masjid dengan sudah berwudhu mengenakan mukena. Ustadz Margianto, S.Ag., M.A selaku imam dan khotib memberikan penjelasan teknis sholat secara gamblang. Sholat  dua rakaat yang tiap rakaat dua kali baca Al Fatihah dan surat panjang (sesuai kemampuan) yang diantara kedua alfatihah ada rukuk dan i'tidal. Sholat dilanjut dengan khutbah dan doa. 

Setelah dipastikan jamaah telah paham sholatpun dimulai tepat pukul 17.35 waktu setempat. Jamaah mengerjakan sholat dengan khusyuk dan menyimak khotbah dengan seksama. Ustadz Margianto dalam khutbahnya menjelaskan tentang asbabul Nuzul sholat gerhana. Beliau menjelaskan QS. Fushilat ayat 37 yang artinya “Dan sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan jangan (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya.” .Kemudian menyampaikan pula hadis Rasulullah  yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, dari sahabat Abu Mas’ud Al Anshari yang artinya َ“Sesungguhnya matahari dan bulan dua di antara tanda-tanda (kebesaran) Allah, Allah mempertakuti para hamba-Nya dengan dua tanda tersebut, matahari dan bulan mengalami gerhana bukan karena ada seseorang yang meninggal dunia maka jika engkau melihat kejadian gerhana salatlah dan berdoalah kepada Allah hingga gerhana sirna dari kalian.”

Dengan demikian sholat gerhana untuk menyembah bulan ataupun matahari, tapi tetap untuk bersujud kepada yang Kholiq penciptanya. Gerhana tidak ada hubungannya dengan kematian seseorang, ini adalah tanda kekuasaan Allah semata. Khotbah diakhiri dengan doa dan diaminkan oleh jamaah. 

Rangkaian sholat selesai menu buka puasa telah dibagikan. Sembari menunggu waktu berbuka adanya pertanyaan dari jamaah yang ditanggapi dengan baik olah ustadz. Bukan soal gerhana saja tapi permasalah syari juga ditanyakan dan dijawab dengan jelas dan mencerahkan


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp