Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Merawat bumi tidak selalu harus dimulai
dengan langkah besar, sebab perubahan bisa tumbuh dari kebiasaan sederhana di
rumah sendiri. Sabtu (19/09/2026), semangat perubahan yang positif dari
pengolahan sampah diitularkan melalui sosialisasi dan praktik pembuatan eco
enzyme di sekitar Masjid Al Muqarabun, Gunungkidul. Digelar oleh Corps Mubaligh
Armiftada (CM Armiftada) MAN 2 Yogyakarta bersama berbagai organisasi siswa,
kegiatan ini mengajak warga melihat limbah organik bukan semata-mata sebagai
sisa yang dibuang, melainkan sebagai bahan yang berpotensi diolah kembali.
Suasana pagi itu diisi dengan pengenalan eco enzyme, mulai dari pengertian
hingga tahapan pembuatannya. Para siswa tidak berhenti pada penjelasan lisan,
tetapi memperagakan proses pembuatan secara langsung agar warga memperoleh
gambaran yang lebih nyata dan mudah dipahami. Beberapa produk eco enzyme yang
telah dibuat di madrasah juga diperkenalkan sebagai contoh hasil pengolahan
yang dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat.
Antusiasme warga terasa melalui beragam pertanyaan yang muncul selama
kegiatan berlangsung. Praktik langsung menjadi bagian yang menarik perhatian
karena memberikan kesempatan kepada warga untuk mengenal proses pengolahan
limbah organik secara lebih dekat. Interaksi tersebut menghadirkan suasana
belajar bersama, ketika para siswa berbagi pengetahuan sekaligus masyarakat
memperoleh wawasan yang dapat dibawa pulang.
Kehangatan kegiatan berlanjut melalui pembagian lima produk eco enzyme
hasil produksi siswa di madrasah. Produk tersebut diberikan kepada warga yang
berhasil menjawab pertanyaan dalam sesi interaktif bersama panitia, sehingga
kegiatan berlangsung semakin hidup dan menyenangkan. Lebih dari sekadar
mendapatkan produk, warga diajak memahami pesan utama kegiatan bahwa kepedulian
terhadap lingkungan dapat tumbuh melalui pengetahuan, keterlibatan, dan kemauan
untuk mencoba.(cio)
Berikan Komentar