Yogyakarta
(MAN 2 Yogyakarta) – Komitmen memperkuat tata kelola birokrasi yang bersih
dan melayani mendorong Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Timur melakukan
kaji tiru ke MAN 2 Yogyakarta. Kamis (07/08/2025), kunjungan ini menjadi
langkah strategis untuk mempelajari langsung praktik terbaik implementasi Zona
Integritas (ZI) yang telah berhasil dijalankan di MAN 2 Yogyakarta. Kaji tiru tersebut
berlangsung pukul 07.00 WIB – selesai di Aula Lantai 3.
Rombongan Kementerian
Agama Kabupaten Kotawaringin Timur yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor,
didampingi pejabat struktural dan beberapa Kepala Madrasah. Rombongan tersebut
disambut hangat oleh Kepala MAN 2 Yogyakarta bersama jajaran manajemen. Suasana
pertemuan berlangsung interaktif, diwarnai diskusi mendalam tentang strategi,
inovasi layanan publik, serta budaya kerja yang mampu menggerakkan seluruh
unsur madrasah menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Kepala Kementerian
Agama Kabupaten Kotawaringin Timur, Dr.
H. Nur Widiantoro, S.Ag, M.Pd. dalam
sambutannya mengungkapkan bahwa tujuan kaji tiru ini bukan hanya untuk memahami
alur administrasi dan teknis penilaian ZI. Kaji tiru dimaksudkan juga untuk menyerap
nilai-nilai integritas yang menjadi fondasi keberhasilan implementasi progam ZI.
“Kami ingin membawa pulang bukan sekadar dokumen dan format, tetapi semangat
dan mindset yang sudah tertanam di MAN 2 Yogyakarta,” ujarnya.
Dalam
sesi paparan Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih S.Pd., M.Pd. menjelaskan
bahwa keberhasilan mereka tidak terlepas dari komitmen bersama dari seluruh
warga madrasah. ”Penerapan inovasi layanan publik kami berbasis teknologi,
transparansi keuangan, dan penguatan budaya kerja menjadi kunci dalam membangun
kepercayaan publik. Berbagai program unggulan seperti SIMANDAYA SIAP, sistem
pengaduan online, serta kegiatan pembinaan karakter siswa turut mendukung
terciptanya lingkungan kerja yang akuntabel,” paparnya.
Selain sesi
presentasi, rombongan juga diajak berkeliling untuk melihat langsung sarana
pendukung Zona Integritas, mulai dari ruang layanan terpadu, pusat informasi
digital, hingga fasilitas pendukung kegiatan pembelajaran. Setiap titik layanan
dijelaskan secara detail oleh tim ZI MAN 2 Yogyakarta, sehingga peserta kaji
tiru memperoleh gambaran nyata tentang penerapan prinsip good governance
di lingkungan madrasah. Melalui kunjungan ini, Kementerian Agama Kabupaten
Kotawaringin Timur berharap dapat mereplikasi model keberhasilan MAN 2
Yogyakarta, sekaligus menyesuaikannya dengan kondisi daerah setempat, demi
mewujudkan birokrasi yang semakin bersih, melayani, dan dipercaya masyarakat.(cio)
Berikan Komentar