Kegiatan Keputrian MAN 2 Yogyakarta Bahas Keutamaan Puasa Sunnah, Jumlah peserta tidak seperti biasanya

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta), 10 April 2026 — Suasana penuh semangat tampak mewarnai kegiatan keputrian rutin di MAN 2 Yogyakarta pada Jumat (10/4). Bertempat di ruang BC, kajian khusus bagi siswi yang sedang berhalangan salat (uzur) ini berlangsung dengan antusiasme tinggi, meski jumlah peserta tidak sebanyak hari biasanya hingga sebagian harus mengikuti kegiatan dengan duduk lesehan di lantai.

Keterbatasan tersebut tidak mengurangi semangat mereka dalam menyimak materi bertema “Menghidupkan Spirit Puasa Sunnah: Syawal, Arafah, dan Keutamaannya.”
Dalam pemaparan yang disampaikan oleh Ibu Alfi Rahmi, S.Pd., para siswi diajak memahami keutamaan puasa sunnah sebagai amalan yang mampu menghapus dosa sekaligus mendekatkan diri kepada Allah.

Puasa Syawal dijelaskan memiliki keutamaan setara dengan puasa setahun penuh, meskipun pelaksanaannya tidak harus berurutan. Sementara itu, puasa Arafah bagi yang tidak berhaji disebut memiliki keutamaan menghapus dosa setahun yang lalu dan yang akan datang. Lebih jauh, hikmah puasa sunnah juga ditekankan sebagai sarana melatih keikhlasan, mengendalikan hawa nafsu, serta menjadi benteng dari keburukan.

Kegiatan keputrian ini menjadi wadah pembinaan yang bermakna bagi siswi di masa uzur, sehingga waktu yang dimiliki tetap produktif dan bernilai ibadah. Melalui kegiatan rutin ini, madrasah terus meneguhkan komitmennya dalam membangun karakter religius dan memperkuat pemahaman keagamaan peserta didik secara berkelanjutan. (Alfi Rahmi)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp