Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Belajar bahasa dan kebudayaan Jepang dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan melalui bahan bacaan yang menarik dan interaktif. Hal ini dirasakan Keisha Batrisyia Rahman, siswi kelas XII B MAN 2 Yogyakarta, saat membaca buku Marugoto Bahasa dan Kebudayaan Jepang dalam kegiatan Baca Balik Cerita (Calita) di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta.
Buku tersebut
menyajikan soal-soal latihan yang dilengkapi gambar, termasuk pengenalan
beragam makanan khas Jepang seperti udon, ramen, sushi, dan soba. Ilustrasi
yang menarik membantu pembaca memahami materi sekaligus membuat kegiatan
belajar terasa lebih ringan.
Keisha mengaku
menikmati proses mengerjakan soal-soal dalam buku tersebut karena dilengkapi
gambar yang menarik. Menurutnya, ilustrasi yang disajikan membuat kegiatan
belajar bahasa Jepang terasa lebih menyenangkan dan tidak membosankan.
“Belajar bahasa
Jepang melalui buku yang dilengkapi gambar membuat saya lebih menikmati proses
mengerjakan soal. Saya juga bisa mengenal berbagai makanan khas Jepang,” ungkap
Keisha.
Pustakawan MAN 2
Yogyakarta, Nuryanti, A.Md., menyampaikan bahwa buku dengan perpaduan teks dan
ilustrasi dapat menjadi alternatif bahan bacaan yang menarik bagi siswa. Selain
menambah wawasan, buku semacam ini juga dapat menumbuhkan minat belajar bahasa
asing serta mengenalkan kebudayaan negara lain.
“Melalui program
Baca Balik Cerita (Calita), kami ingin mendorong siswa untuk membaca buku
sesuai minatnya, menemukan pengalaman berharga dari bacaan, kemudian membagikan
cerita dan kesan mereka kepada orang lain,” tutur Nuryanti.
Program Calita
menjadi salah satu upaya Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta dalam menghidupkan
budaya literasi di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan membaca, menceritakan
kembali, dan berbagi pengalaman, perpustakaan diharapkan semakin dekat dengan
siswa sebagai ruang belajar yang inspiratif, menyenangkan, dan kaya
pengetahuan. (nur)
Berikan Komentar