Khidmat dan Penuh Kebersamaan, Salat Zuhur Berjamaah di MAN 2 Yogyakarta Dipimpin Harun Ichwantoro

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Suasana religius terasa begitu kental di lingkungan MAN 2 Yogyakarta saat waktu Zuhur tiba. Langkah siswa bergegas menuju masjid, meninggalkan sejenak aktivitas belajar untuk memenuhi panggilan ibadah dalam salat Zuhur berjamaah yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan.

Kegiatan salat Zuhur berjamaah merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh seluruh warga MAN 2 Yogyakarta setiap hari sekolah. Pada pelaksanaan kali ini, salat dipimpin ole Harun Ichwantoro, S.Pd., M.Pd., yang bertindak sebagai imam.

Kegiatan ini dilaksanakan di masjid madrasah sesaat setelah bel istirahat berbunyi. Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan turut serta dalam jamaah, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh nilai spiritual.

Program ini bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan beribadah serta memperkuat karakter religius siswa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembiasaan agar siswa mampu mengutamakan kewajiban ibadah di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari.

Saat salat berlangsung, suasana masjid tampak tenang dan tertib. Barisan saf tersusun rapi, dan lantunan bacaan imam terdengar jelas, menambah kekhusyukan jamaah. Seusai salat, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan dengan penuh harap dan ketulusan.

Salah satu siswa mengungkapkan kesannya terhadap kegiatan ini. “Salat berjamaah di sekolah membuat saya lebih disiplin dan merasa lebih dekat dengan teman-teman. Suasananya juga lebih tenang setelah salat,” ujarnya.

Sementara itu, Harun Ichwantoro menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai yang sangat penting dalam pembentukan karakter siswa. “Salat berjamaah bukan hanya ibadah, tetapi juga melatih kedisiplinan, kebersamaan, dan tanggung jawab. Ini adalah bagian dari pendidikan karakter yang kami tanamkan di madrasah,” tuturnya.

Dengan terlaksananya salat Zuhur berjamaah secara rutin, MAN 2 Yogyakarta terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keagamaan. Diharapkan, kebiasaan baik ini dapat terus melekat dalam diri siswa, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. (Wisang)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp