Kisah Pengkhianatan dalam “Laut Pasang 1994” Bikin Hatiza Alma Anwar Terharu dan Menangis

Hatiza Alma Anwar Meriview Buku Bersama Nuryanti A.Md

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Sebuah cerita dapat menghadirkan kesedihan sekaligus mengajarkan arti penting kepercayaan. Hal inilah yang dirasakan Hatiza Alma Anwar, siswi kelas XD MAN 2 Yogyakarta, setelah membaca buku Laut Pasang 1994.Hatiza mengikuti CALITA (Baca Balik Cerita) di MAN 2 Yogyakarta Senin (26/10/2026) pukul 12.45 wib bersama Pustakawan Nuryanti A.Md.

Hatiza Alma Anwar bercerita dengan sedih tentang buku tersebut yaitu mengisahkan seorang kepala keluarga yang tidak mampu memberikan teladan yang baik. Pengkhianatan terhadap kepercayaan yang telah diberikan keluarga berujung pada kehilangan orang-orang terdekat dan penyesalan mendalam.

Hatiza mengaku sangat sedih saat membaca kisah tersebut hingga meneteskan air mata. Baginya, cerita itu menjadi pengingat bahwa kepercayaan merupakan sesuatu yang harus dijaga, terutama dalam hubungan keluarga.

“Saya merasa sedih sampai menangis saat membaca buku ini. Dari cerita tersebut, saya belajar bahwa kita tidak boleh mengkhianati kepercayaan orang lain karena perbuatan itu bisa membuat kita kehilangan orang-orang yang kita sayangi dan akhirnya menyesal,” ungkap Hatiza.

Pustakawan MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti A.Md., mengaku tersentuh mendengar refleksi Hatiza terhadap cerita yang dibacanya. Menurutnya, kemampuan pembaca memahami emosi dan mengambil hikmah dari sebuah kisah merupakan bagian penting dari pengalaman berliterasi.

“Saya tersentuh karena Hatiza mampu menangkap pesan mendalam dari cerita ini. Kepercayaan adalah sesuatu yang berharga dan perlu dijaga dengan kejujuran serta tanggung jawab. Semoga kisah ini mengingatkan kita untuk lebih menghargai keluarga dan tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang telah diberikan,” tutur Nuryanti.

Melalui program CALITA (Baca Balik Cerita), Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta terus mengajak siswa tidak hanya membaca dan menceritakan kembali isi buku, tetapi juga meresapi nilai-nilai kehidupan yang terkandung di dalamnya. Sebab, melalui membaca, siswa dapat belajar memahami perasaan, menumbuhkan empati, dan menjadi pribadi yang lebih bijaksana. (nur)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp