Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) Dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan, kecantikan justru menjadi bagian dari perjalanan hidup penuh perjuangan. Kisah tersebut menarik perhatian Latifa Felyn Humairo, siswi kelas XII E MAN 2 Yogyakarta. Ia mereview novel tersebut di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta, Senin (5/10/2026) pukul 10.10 WIB. Kegiatan review bersama Pustakawan Nuryanti A.Md.
Novel tersebut
mengisahkan kehidupan dan perjuangan perempuan yang mengalami tekanan dan
eksploitasi pada masa pendudukan Jepang. Felyn tertarik pada kisah seorang ibu
yang memiliki tiga anak dengan perjalanan hidup yang berbeda. Dua anaknya yang
cantik mengalami nasib serupa dengan ibunya, sementara anak ketiga yang tidak
memiliki kecantikan seperti kakak-kakaknya tetap menghadapi persoalan dan
eksploitasi dalam lingkungan keluarganya.
Kisah tersebut
membuat Felyn menyadari bahwa kecantikan tidak selalu menjadi jaminan kehidupan
yang lebih baik.
“Saya kaget
membaca perjalanan hidup para tokohnya. Dari buku ini saya belajar bahwa cantik
saja tidak cukup. Kita juga harus pintar agar mampu menentukan masa depan dan
keluar dari keadaan yang tidak kita inginkan,” ujar Felyn.”
Menurutnya,
seorang ibu juga perlu memiliki kecerdasan dan kesiapan agar dapat memberikan
kehidupan yang lebih baik bagi anak-anaknya. Pustakawan MAN 2 Yogyakarta,
Nuryanti A.Md mengapresiasi kemampuan Felyn dalam menemukan pesan moral dari
bacaannya.
“Membaca menjadi
lebih bermakna ketika siswa mampu menemukan pelajaran kehidupan dari sebuah
cerita dan menyampaikannya kembali dengan pemikirannya sendiri. Saya merasa
tersentuh dengan pesan moral yang disampaikan Felyn terutama tentang peran Ibu
yang harus bisa memastikan nasib anak-anaknya lebih baik segalanya dari dirinya,”
tutur Nuryanti.
Kegiatan tersebut
merupakan bagian dari CALITA (Baca, Balik, Cerita) di Perpustakaan MAN 2
Yogyakarta, yang mendorong warga madrasah untuk membaca, mengembalikan buku,
serta membagikan cerita dan pesan yang diperoleh dari bacaan. (nur)