Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Komitmen MAN 2 Yogyakarta dalam
mengoptimalkan Program Digitalisasi Madrasah kembali mendapat perhatian dari
Kementerian Agama Republik Indonesia. Rabu (29/7/2026), dalam rangka Pemantauan dan
Evaluasi Pemanfaatan Program Digitalisasi Madrasah, madrasah ini menerima
kunjungan monitoring dari Andi Fahmi selaku perwakilan Direktorat KSKK Madrasah
serta Royhand Abdillah dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI. Kegiatan
tersebut bertujuan memastikan sarana digital yang telah diberikan mampu
dimanfaatkan secara efektif untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan.
Tim monitoring meninjau secara langsung pemanfaatan Interactive Flat
Panel (IFP) atau Smart TV sebagai media pembelajaran interaktif diberbagai
titik strategis madrasah. Peninjauan diawali di Gedung GCB (Gedung Cagar Budaya),
dimana tempat ini digunakan untuk pembimbingan Olimpiade Sains Nasional (OSN),
kegiatan riset, serta program Pahalaqu yang menjadi salah satu unggulan
pembinaan karakter keagamaan MAN 2 Yogyakarta. Tim memberikan apresiasi
terhadap pemanfaatan teknologi yang tidak hanya mendukung pembelajaran
akademik, tetapi juga pengembangan prestasi dan penguatan nilai-nilai religius
peserta didik.
Selain di GCB, Smart TV terdapat
di perpustakaan MAN 2 Yogyakarta. Dimana Interactive Flat Panel dimanfaatkan
sebagai media pembelajaran, pembinaan OSN, serta pendampingan riset siswa.
Suasana belajar yang kolaboratif dan interaktif menjadi salah satu indikator
keberhasilan implementasi digitalisasi di lingkungan perpustakaan. Keberadaan
perangkat tersebut mampu memperkaya sumber belajar sekaligus meningkatkan
partisipasi aktif peserta didik dalam proses pembelajaran.
Adapun Smart TV di Laboratorium TIK dan Program Keterampilan Multimedia dimanfaatkan
sebagai perangkat dalam kegiatan pembelajaran berbasis teknologi. Di
Laboratorium TIK, Interactive Flat Panel digunakan sebagai media presentasi,
demonstrasi, dan praktik pembelajaran digital yang mendukung peningkatan
kompetensi teknologi informasi peserta didik. Sementara itu, pada Program
Multimedia, perangkat dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek
sehingga peserta didik dapat mengembangkan kreativitas, keterampilan desain,
serta kemampuan produksi konten digital secara lebih optimal.
Melalui kegiatan monitoring ini, MAN 2 Yogyakarta menegaskan komitmennya
untuk terus mengembangkan ekosistem pembelajaran digital yang inovatif,
adaptif, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan. Hasil
pemantauan diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi madrasah
untuk semakin memaksimalkan pemanfaatan fasilitas digital yang telah diberikan
pemerintah. Dengan sinergi antara kebijakan, teknologi, dan sumber daya
manusia, MAN 2 Yogyakarta optimistis mampu menghadirkan transformasi
pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.(cio)
Berikan Komentar