Lebih dari Sekadar Angka: Ujian Praktik Menulis Cerpen Kelas XII Jadi Wadah Asah Keterampilan Hidup

MAN 2 Yogyakarta – Memasuki pengujung masa sekolah, siswa kelas XII MAN 2 Yk. kini tengah disibukkan dengan berbagai rangkaian ujian akhir. Salah satu yang menarik perhatian adalah Ujian Praktik Bahasa Indonesia. Para siswa ditantang untuk melalui proses kreatif menulis cerita pendek (cerpen). Kegiatan ini ternyata bukan sekadar syarat kelulusan, melainkan misi penting untuk membekali siswa dengan life skill atau keterampilan hidup.

Dalam ujian praktik ini, siswa tidak hanya diminta menyusun kata-kata, tetapi juga membangun dunia narasi yang logis dan menyentuh. Menurut para pendidik, menulis cerpen melatih berpikir kritis dan reflektif. Siswa diajak untuk menyelami karakter yang berbeda dari diri mereka sendiri, yang secara tidak langsung mengasah rasa empati terhadap dinamika sosial di lingkungan sekitar. Menulis sebagai Jembatan Empati

Proses Kreatif yang Terstruktur

Berdasarkan panduan penulisan Cerpen yang telah dipelajari para siswa MAN 2 Yogyakarta, mereka  menempuh tahapan yang sistematis. Dimulai dengan Pencarian Ide: Menggali inspirasi dari pengalaman pribadi atau pengamatan sosial. Dilanjutkan Pembuatan Kerangka dalam menyusun alur agar cerita memiliki struktur yang kokoh. Lalu, Eksekusi Narasi dengan menggunakan teknik Show, Don't Tell untuk menghidupkan suasana. Tahap akhir berupa Penyuntingan untuk meemastikan penggunaan ejaan dan tanda baca sesuai kaidah literasi yang benar.

Kemampuan menulis kini dipandang sebagai aset berharga di dunia kerja maupun perkuliahan. Menulis membantu individu memperjelas pikiran, mengembangkan kemampuan analisis, dan memperkuat daya ingat. Di era digital, keterampilan menyampaikan pesan secara efektif melalui tulisan menjadi bagian dari personal branding dan komunikasi profesional yang sangat dicari. Bekal para siswa menuju dunia professional. Berikut testimoni dari salah seorang siswa, "Saya awalnya merasa terbebani, tapi setelah mulai menulis, saya sadar ini adalah cara untuk mengenali diri sendiri dan berkomunikasi dengan lebih baik," ujar salah satu siswa peserta ujian.

Dengan adanya ujian praktik ini, sekolah berharap para lulusan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki ketajaman rasa dan kecakapan literasi yang kuat sebagai modal menghadapi tantangan di masa depan. (Sri Marlina_Bhs.Indonesia)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp