MAN 2 Yogyakarta Gelar Expo SAKA, Kenalkan Wadah Pengembangan bakat bagi Calon Penegak

Foto Expo SAKA di MAN 2 Yogyakarta

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Suasana berbeda terasa di lingkungan MAN 2 Yogyakarta. Jumat (07/08/2026), sembilan Satuan Karya (SAKA) Pramuka se-Kota Yogyakarta hadir memperkenalkan dunia mereka kepada para calon penegak. Kegiatan Expo SAKA Pramuka ini menjadi ruang perjumpaan yang mempertemukan peserta didik dengan beragam pilihan kegiatan kepramukaan yang dapat menjadi wadah untuk tumbuh, belajar, dan mengasah potensi diri. Bagi para anggota Pramuka Penggalang yang sebentar lagi memasuki golongan Penegak, kegiatan tersebut menjadi kesempatan berharga untuk melihat lebih dekat dunia kepramukaan yang akan mereka masuki.

Sejak mengunjungi stan demi stan, para peserta tampak antusias menyimak penjelasan mengenai karakteristik, program, serta aktivitas masing-masing SAKA. Tidak sekadar melihat informasi, mereka juga dapat menyaksikan perlengkapan, demonstrasi keterampilan, dan mendengarkan pengalaman langsung dari para anggota SAKA. Beragam aktivitas tersebut membuat peserta lebih mudah membayangkan pilihan pengembangan diri yang sesuai dengan bakat, minat, dan bidang keterampilan yang ingin mereka tekuni.

Kamabigus MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari komitmen madrasah dalam memperkuat pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka. Menurutnya, Pramuka bukan hanya aktivitas ekstrakurikuler, melainkan ruang pembelajaran yang dapat menumbuhkan kompetensi, kepemimpinan, keterampilan hidup, sekaligus memperluas jejaring peserta didik melalui berbagai Satuan Karya. Expo SAKA akhirnya bukan sekadar pameran organisasi, tetapi menjadi jembatan bagi para calon penegak MAN 2 Yogyakarta untuk menemukan ruang bertumbuh dan membawa potensi mereka menuju pengalaman yang lebih bermakna.

Pembina Pramuka MAN 2 Yogyakarta, Tri Winarko, menyampaikan bahwa Expo SAKA dirancang untuk memberikan gambaran yang lebih nyata kepada para peserta didik sebelum mereka memasuki golongan Penegak. “Melalui Expo SAKA ini, kami memberikan wawasan kepada adik-adik Penggalang mengenai berbagai Satuan Karya Pramuka yang ada di Yogyakarta. Saya berharap peserta didik nantinya tidak sekadar melanjutkan aktivitas kepramukaan, tetapi mampu memilih wadah yang dapat membantu mengembangkan bakat, minat, dan keterampilan sesuai bidang yang mereka sukai,” ujarnya.

Bagi peserta didik, kehadiran sembilan SAKA dalam satu kegiatan memberikan pengalaman yang tidak selalu mereka dapatkan dalam pembelajaran rutin di madrasah. Mereka dapat bertanya, mencoba, mengamati keterampilan, sekaligus menemukan kemungkinan baru tentang apa yang ingin dikembangkan ketika kelak menjadi Pramuka Penegak. Dari perjumpaan sederhana di stan-stan Expo SAKA, tumbuh kesempatan bagi mereka untuk mengenali diri sekaligus menentukan langkah pengembangan potensi yang lebih terarah.(dhe)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp