Yogyakarta
(MAN 2 Yogyakarta) – MAN 2 Yogyakarta Adakan Workshop Fotografi untuk siswa,
melibatkan beberapa organisasi. Pada workshop ini hadirkan narasumber Rosyid
Ridlo PJ, S.Pd, Sabtu (27/01/2004) di ruang Broadcasting dan film. Salah satu
program dibawah komando Wakaur Bidang Kesiswaan, Dyah Estuti Tri Hartini, S.Pd,
didampingi Tim Broadcasting dan Film, Citra Sari, M.Pd, Kepala Unit
Boradcasting dan Film, Jumiyasrini, S.Pd, Rahmat Wahyu Pamungkas, S.Pt.
Prinsip
fotografi adalah memfokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu
membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran
luminitas cahaya yang tepat akan menghasilkan bayangan identik dengan cahaya
yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).
Untuk
menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan
bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang
tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan
mengubah kombinasi ISO/ASA (ISO Speed), diafragma (Aperture),
dan kecepatan rana (speed).
Kombinasi antara ISO, diafragma & speed disebut sebagai pajanan (exposure). (Sumber;
Wikipedia)
Di era
fotografi digital di mana film tidak digunakan, maka kecepatan film yang semula
digunakan berkembang menjadi digital ISO. Dengan bertujuan tingkatkan kompetisi,
workshop fotografi ini digelar. Fotografi saat ini telah berkembang menjadi
sebuah gaya hidup, dan menjadi sumber penghidupan karena menghasilkan uang yang
tidak sedikit bagi orang yang menekuni bidang ini dengan sukses.(pusp)
Berikan Komentar